Suara.com - Suhada Al Syuhada Al Aqse, satu dari empat penyebar berita bohong alias hoaks terkait aksi demonstrasi mahasiswa di gedung Mahkamah Konstitusi ternyata adalah anggota Front Pembela Islam atau FPI. FPI didirikan oleh Rizieq Shihab.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan, Suhada sengaja memelintir video soal simulasi unjuk rasa mahasiswa di gedung MK. Dari pemeriksaan sementara, Suhada sudah tahu bila video itu adalah simulasi pengamanan demonstrasi mahasiswa.
"Iya sudah tahu kalau itu simulasi," kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (17/9/2018).
Video tersebut sengaja direkayasa dan diunggah ke media sosial agar nampak aksi mahasiswa itu berdemo untuk menuntut Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk dicopot. Alasan video itu disebarkan untuk memprovokasi masyarakat.
"Maksudnya dengan adanya simulasi itu oleh tersangka dibuat seolah-olah nyata agar yang lain ikut turun untuk untuk rasa," kata dia.
Terkait penyebaran hoaks ini, polisi telah meringkus Suhada dan tiga tersangka lainnya. Mereka adalah Gun Gun Gunawan, Muhammad Yusuf dan Nugrasius.
Sebelumnya, video bertuliskan #MahasiswaBergerak disebarluaskan oleh beberapa akun media sosial yang memposting konten berita bohong tentang simulasi penanganan demo di gedung MK sebagai berita unjuk rasa mahasiswa. Hal ini dimaksudkan untuk menimbulkan keonaran di tengah masyarakat.
Atas perbuatannya, keempat tersangka dikenakan Pasal 14 Ayat 2 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Baca Juga: Berkacamata Hadiri Itjima Ulama, Prabowo Dikawal Ketat Laskar FPI
Berita Terkait
-
4 Orang Ditangkap karena Sebar Video Hoaks Demo Mahasiswa di MK
-
Dimaafkan Habib Rizieq, Prabowo Janji Sandiaga Tak Berkhianat
-
Habib Rizieq Minta Laskar Siber Jihad Bela Prabowo - Sandiaga
-
Rizieq Dukung Prabowo: Ijtima Ulama Jalankan Siasat Syariah
-
Habib Rizieq Minta Ulama Kampanye Prabowo - Sandiaga saat Khotbah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja
-
Perkuat Ekosistem Mode Nasional, BTN Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif Lewat IFW 2026
-
Dari Ibu Penyayang ke Pembunuh Berdarah Dingin: Lindsay Clancy Habisi 3 Anak Kandung
-
Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global
-
Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor
-
Fujifilm Rilis Varian Baru Instax Mini 99 ke RI, Kamera Analog Premium Harga Rp 3,6 Juta
-
Ramalan 12 Shio Hari ini 30 Juli 2026: Shio Ayam Paling Hoki, Babi Harus Waspada
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih
-
Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan