Suara.com - Kelompok masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia meluncurkan gerakan energi bersih dan berdaulat yang berkomitmen pada Rabu (19/09/2018). Gerakan ini menantang kedua pasangan bakal capres dan cawapres yang akan bertarung di Pemilu 2019 untuk memberikan visi dan misi yang berkomitmen menggunakan energi bersih.
Ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, koordinator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Merah Johansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum melihat visi dan misi kedua pasangan bakal capres dan cawapres terkait kedaulatan energi dan keselamatan rakyat dan lingkungan hidup.
Menurut dia, seharusnya pemerintah Indonesia bisa terlepas dari ketergantungan bahan bakar fosil dan isu pokok dalam kedaulatan energi yakni menggunakan energi yang lebih bersih.
"Negara kita masih kecanduan batu bara dan energi fosil," kata Merah.
Selain itu, pemerintah dinilai tidak berpihak pada energi bersih dengan memberikan kemudahan pada pembangunan pembangkit PLTU. Bahkan, pemerintah akan memberikan sanksi kepada perintah daerah jika memperlambat pembangunan PLTU.
Ini akan menjadi tantangan untuk kedua bakal calon capres dan cawapres untuk mengatakan tidak dan lebih berkomitmen pada energi bersih.
"Karena keberpihakannya pemerintah pada energi kotor," imbuh Iqbal Damanik selaku peneliti Auriga Nusantara. (Imron Fajar)
Berita Terkait
-
Manggung di Tahun Politik, D'Masiv: Pilihan Urusan Masing-Masing
-
Dilarang Mundur oleh Jokowi, Ini Janji Johan Budi Saat Kampanye
-
Pemilu 2019, KPU Targetkan 77,5 Persen Partisipasi Pemilih
-
Instruksi Khusus Kapolri Demi Terciptanya Pemilu Aman dan Damai
-
300 Ribu Aparat TNI-Polri Bersiap Amankan Pemilu 2019
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI