Suara.com - Seorang gadis mengalami cedera kaki yang cukup parah setelah serangan hiu terjadi di tempat wisata populer di Australia. Peristiwa ini adalah serangan hiu kedua di Kepulauan Whitsunday di Queensland, Australia dalam 24 jam.
Sebelumnya, seorang perempuan dirawat karena luka di kaki dan badannya. Hingga kini dia masih dalam kondisi kritis.
Menurut Ambulans Service Queensland, gadis itu (12), diterbangkan ke rumah sakit pada hari Kamis (19/9/2018) waktu setempat, juga dalam kondisi kritis.
Saat penyerangan terjadi, dia bersama ayah dan adik perempuannya, seketika itu pula dia menerima pertolongan pertama di tempat kejadian.
Media lokal melaporkan bahwa pihak berwenang akan menerapkan tindakan pengendalian hiu, termasuk pemasangan saluran drum, sebagai tanggapan atas insiden tersebut.
Pada hari Rabu, Justine Barwick, seorang turis berusia 46 tahun dari Tasmania, diserang saat dia telah berenang di dekat kapal pesiar.
Dia dirawat oleh seorang dokter yang berada di perahu terdekat, sebelum diterbangkan ke rumah sakit dan menjalani operasi.
Dari keterangan dokumen Australia Shark Attack, menuliskan serangan ikan hiu yang tidak beralasan telah menewaskan satu orang dan melukai 14 lainnya di Australia tahun ini. [BBC]
Baca Juga: Seekor Paus Selamatkan Peneliti dari Serangan Hiu
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan