Suara.com - Polisi telah menyita sejumlah barang bukti berupa pembayaran uang ke Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika terkait operasi bedah plastik yang dijalani Ratna Sarumpaet.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan, Ratna pembayaran uang itu dilakukan Ratna melalui transfer debit.
"Kita melakukan kegiatan penyitaan barang bukti berupa bill daripada struk ATM debit dilakukan oleh Ibu Ratna Sarumpaet pada waktu pembayaran di rumah sakit," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (5/10/2018) malam.
Selain bukti pembayaran, kata Argo, polisi juga menyita buku daftar tamu RSK Bina Estetika yang mencantumkan nama Ratna sebagai pasien. Dari penyitaan sejumlah bukti itu, polisi pun telah meningkatkan Ratna sebagai tersangka terkait penyebaran hoaks di media sosial.
"Kemudian ada buku catatan operator operasi sudah kita amankan juga. Nadi kita mempunyai bukti-bukti yang banyak," katanya.
Ratna sendiri ditangkap saat berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, kemarin malam. Penangkapan itu dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi Ratna hendak bepergian ke Chile.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan