Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri, Jawa Timur menyelidiki pemanfaatan mobil dinas saat kampanye calon wakil presiden Sandiaga Uno di Kediri, akhir September 2018.
Mobil yang digunakan itu merupakan fasilitas negara sebab mempunyai pelat merah. Mobil itu diduga digunakan oleh seorang anggota DPRD Kabupaten Kediri yang berinisial AJ. Ia juga ketua tim kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo - Sandiaga Uno di Pemilu 2019.
"Ketika kampanye calon Wakil Presiden nomor urut dua (Sandiaga Uno) ketika mau selesai, petugas kami menemukan ada mobil pelat merah di depan IKCC Hotel Insumo. Lalu kami ikuti di titik nol (pusat kuliner), ternyata juga datang, mobil diparkir di depan Pemkot Kediri," kata Ketua Bawaslu Kota Kediri Mansyur di Kediri, Selasa (9/10/2018).
Bawaslu, kata dia, sudah melaporkan temuan ini ke Bawaslu Provinsi Jawa Timur, sebab diduga ada pelanggaran. Selain itu, temuan ini juga sudah dikoordinasikan ke Bawaslu Kabupaten Kediri, sebab AJ merupakan anggota dewan dari Kabupaten Kediri.
Bawaslu Kabupaten Kediri membantu untuk menginvestigasi terkait dengan surat hak guna dari mobil yang diduga dikendarai oleh anggota dewan tersebut saat kampanye calon wakil presiden Sandiaga Uno di Kota Kediri, akhir September 2018.
"Saat ini masih proses untuk temuan kami analisis sambil menunggu informasi lebih lanjut. Kami juga mulai langkah memanggil saksi, sekalian ke provinsi," kata dia.
Terkait dengan barang bukti, Mansyur mengaku mempunyai foto saat kendaraan itu diparkir di arena kampanye Sandiaga Uno, yakni di IKCC Hotel Insumo serta pusat kuliner titik nol.
Bawaslu juga mempunyai foto dari anggota dewan bersangkutan, dan saat ini seluruhnya sudah diamankan.
Untuk barang bukti berupa rekaman dari kamera pengintai (CCTV), Mansyur mengaku saat ini masih koordinasi dengan pihak hotel. Diharapkan, koordinasi itu bisa selesai, sehingga dari Bawaslu Kota Kediri juga mempunyai bukti yang kuat dugaan pelanggaran saat kampanye tersebut.
Baca Juga: Ishhh... Kemesraan Sandiaga dan Istri Bikin Netizen Baper
"Rekaman kamera CCTV kami telusuri. Di titik nol tidak terlihat, di depan pemkot juga tidak ada CCTV. Tapi yang jelas, kami telusuri ini karena dia bagian dari pelaksana kampanye, dia bisa terkena jeratan mengguanakan fasilitas negara," ujarnya.
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Kota Kediri untuk koordinasi dengan pengurus dan kader partai serta bertemu dengan millenial di pusat kuliner titik nol, pada Jumat (28/9/2018) malam. Ia didampingi oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan serta sejumlah petinggi partai lainnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat