Suara.com - Cara menangkan Prabowo Subianto dengan mencontoh cara kalahkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017 dinilai tidak canggih. Cara itu sebelumnya ditelurkan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera.
Mardani sempat menyebut dirinya akan fokus bekerja mengatur hasil akhir Pilpres 2019 sama seperti Pilkada 2017. Menurut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, juru bicara masing-masing kandidat Capres-Cawapres tidak berkelas.
Menurut Fahri Hamzah yang harus dipromosikan oleh jubir kedua pasangan itu sebaiknya tentang program-program yang akan dibawa pada Pilpres 2019.
"Baik petahana atau penantang ini kedua-duanya juru bicaranya nggak ada yang canggih. Itu nggak berkelas itu. Kita berdebat konten, berdebat program berdebat rencana. Jangan tiru hal-hal yang insidentil dan nggak baik. Nanti jadi masalah," kata Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (9/10/2018).
Fahri Hamzah memandang juru bicara dari masing-masing kandidat capres-cawapres malah meributkan isu-isu yang tidak relevan dengan perubahan pemerintahan. Bahkan Fahri menilai jubir-jubir itu malah memanaskan masa kampanye.
"Dua-duanya itu nggak bisa nenangkan suasana padahal pemilunya itu masih 7 bulan lagi. Yang saya khawatir nih, capek kita berantem nanti sebelum 7 bulan kita semua habis amunisi capek semua tidur," ujarnya.
Dirinya pun meminta kepada jubir-jubir para kandidat capres-cawapres agar lebih fokus menjual visi-misi serta program yang berguna bagi masyarakat.
"Coba deh kembalikan itu ke nalar yang benar, bicara konsep, bicara argumen tentang rakyat tuh mau diapain nanti. Jangan mengeksploitasi begini-begini. Tolong agak canggihlah orang ini bertanding supaya nanti memimpinnya canggih," pungkasnya.
Untuk diketahui, cara mengalahkan Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017 akan dipakai tim pemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga uno untuk mengalahkan Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera mengusulkan gunakan trik mengalahkan Ahok itu.
Baca Juga: Cegah Banjir, Anies Tolak Cara Normalisasi Sungai Era Ahok
Hal itu dikatakan Mardani menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC). Dengan hanya mendapatkan 28,7 persen, Mardani yakin bisa menggulingkan Capres-Cawapres Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin di babak akhir Pilpres 2019.
Mardani kemudian berencana untuk mengaplikasikan kinerjanya dalam Pilkada DKI 2017 lalu. Saat itu Mardani menjadi tim sukses Anies Baswedan - Sandiaga Uno. Seperti diketahui, pasangan Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat sempat diunggulkan publik untuk meneruskan jabatannya sebagai Gubernur dan Wagub DKI.
"Seperti di Jakarta, Survei kita abaikan agar fokus bekerja, karena semua bisa diatur. Apakah masih ingat hasil survei terjungkal dengan hasil akhir ?" tanyanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight