Suara.com - Sebanyak empat warga Kampung Janur, Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, tersambar petir saat sedang berteduh di saung area persawahan, Jumat (19/20).
Kapolsek Cisoka Ajun Komisaris Uka Subakti mengatakan, dua dari empat orang tersebut tewas seketika, satu kritis, satu lainnya selamat.
“Sambaran petir dipicu jaringan telepon seluler milik salah satu korban, yang saat kejadian tengah memainkan ponselnya. Dua korban tewas masing-masing Udin (50) dan Arsudin (42). Sementara korban kritis Masnen (40) saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Balaraja,” kata Uka seperti diberitakan BantenHits—jaringan Suara.com, Sabtu (20/10/2018).
Saat itu, kata dia, empat Udin dkk tengah berteduh karena hujan lebat disertai angin dan petir. Secara tiba-tiba petir menyambar ke lokasi tempat keempat orang yang sedang berteduh.
Kedua korban tewas, sambungnya, meninggal karena luka memar pada bagian tengkuk sebelah kanan dan rusuk sebelah kanan.
Sementara korban kritis saat diselamatkan dari lokasi kondisinya kejang-kejang. Korban tewas langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan