Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyelidiki penumpang pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP dan nomor penerbangan JT 610 yang tak masuk ke dalam data manifest.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Pramintohadi Sukarno menyebut belum menemukan indikasi bukti kuat terkait benar atau tidaknya informasi tersebut.
"Ini masih terus dilakukan identifikasi, penelusuran proses-prosesnya, baik dari proses ticketingnya dan pada saat masuk ke pesawat udara, kita terus berproses," kata Sukarno di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2018).
Sukarno menambahkan pihaknya juga kini tengah meminta sejumlah informasi tersebut ke pihak maskapai Lion Air.
"Tim hukum kami sedang terus mendalami beberapa hal yang masih kami bisa klarifikasi secara detail. Nanti akan kami sampaikan pada kesempatan berikut," ujar Sukarno.
Sukarno menyebut langkah-langkah yang kini dilakukan untuk memberikan sanksi apa yang akan diberikan kepada Lion Air.
"Nanti lihat hasilnya seperti apa, ini juga bagian yang merupakan hal yang akan dievaluasi oleh KNKT," tutup Sukarno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi