Suara.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri Banten Mulyadi Jayabaya menyebutkan prilaku dosa jika seorang kyai tidak memilih kyai dalam Pilpres 2019. Hal itu dia kayakan di depan Calon Wakil Presiden Maruf Amin di kediamannya, di Jalan Raya Rangkasbitung, Pandeglang KM 7, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Senin (12/11/2018).
Acara yang dihadiri santri dan pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Lebak ini berlangsung pukul 13.00 WIB. Dalam sambutannya, ayah Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ini mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lebak mendukung Ma’aruf Amin menjadi calon wakil presiden RI.
“Kyai kalau nggak pilih kyai lagi ya dosa, apalagi ini warga Banten asli,” kata Jayabaya.
Lelaki yang akrab disapa JB ini menargetkan kemenangan Jokowi - Maaruf Amin di Kabupaten Lebak sebesar 70 persen. Target tersebut berdasarkan antusias masyarakat Lebak khususnya santri dan kyai yang menginginkan Jokowi kembali memimpin Indonesia.
“Target kita 70 persen suara masyarakat Lebak diberikan kepada pasangan Jokowi - Maaruf Amin,” ucapnya.
JB mengklaim sejauh ini berdasarkan hasil survei timnya kemenangan Jokowi - Maaruf Amin mencapai 65 persen, bahkan di Kabupaten Pandeglang mencapai 50 persen.
“Kita optimislah dapat 70 persen,” ucapnya.
Sementara Maaruf Amin dalam sambutannya mengaku kunjungannya ke Kabupaten Lebak ini merupakan salah satu langkah untuk memohon dukungan masyarakat Lebak.
“Mohon doanya untuk masyarakat Lebak, saya sebagai putra Banten dipercayai untuk mendampingi Jokowi menjadi wakil Presiden,” katanya. (Bantenhits.com/Jaringan Suara.com)
Baca Juga: Fadli Zon soal Buta dan Budek Ma'ruf Amin: Jangan Singgung Fisik
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan