Suara.com - Penggunaan air rebusan pembalut wanita yang digunakan untuk mabuk di kalangan remaja menjadi perhatian khusus pemerintah dan aparat polisi.
Guna meminimalisir penyalahgunaan pembalut, Polresta Depok akan mengandeng tokoh agama dan karang taruna untuk antisipasi pengunaan air pembalut wanita yang digunakan untuk mabuk.
Kasatnarkoba Polresta Depok, Komisaris Polisi Indra Tarigan mengatakan secara preventif pihaknya menggandeng tokoh agama dan karang taruna. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan pembalut.
Ia menilai bahwa air rebusan pembalut wanita ini bukan jenis narkoba melainkan minuman keras yang mengandung zat kimia.
"Ya, masalah ini cenderung sasarannya adalah pemuda, jadi kita lakukan pendekatan terhadap ketua-ketua karang taruna di wilayah, sambil kita koordinasi dengan anggota Polres dan Polsek sambil mereka mencari informasi," kata Indra, Senin (12/11/2018).
Selain itu, Indra menerangkan dalam melakukan identifikasi untuk kasus rebusan pembalut ini ada beberapa kendala salah satunya payung hukum, apabila seandainya kepolisian berhasil mengungkap kasus tersebut.
Tarigan menyatakan hingga saat ini belum ditemukan adanya pemakaian air rebusan pembalut untuk mabuk-mabukan di Kota Depok.
"Indikasi ke arah pengguna (air rebusan pembalut) belum kami temukan, begitu juga dengan oplosan menggunakan bahan-bahan lain," tandasnya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan