Suara.com - Polisi masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian wanita bernama Ciktuti Iin Puspita yang ditemukan tewas dalam lemari pakaian di indekos 21, di kawasam Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018).
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestro Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan hasil autopsi diperlukan untuk mengetahui kondisi korban dan sebab kematian.
Namun, dugaan sementara, pemandu lagu di sebuah tempat hiburan di Jaksel itu telah tewas beberapa hari sebelum jenazahnya ditemukan oleh Wahyu, penjaga kos bersama rekannya Rofik.
"Hal itu karena saat ditemukan dalam lemari, jenazah telah mengeluarkan bau bangkai dan dikerumuni lalat," kata Andi seperti dikutip Antara.
Terkait penemuan mayat itu, polisi telah membawa jasad Iin Puspita ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan untuk diautopsi.
Sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas di dalam lemari baju di kamar indekos, siang tadi. Saat ditemukan tewas, ada sebuah tali terlilit di leher korban. Sejauh ini, polisi belum dapat menyampaikan detil kondisi korban, sebab kematian, ataupun indikasi pelaku dan motif pembunuhan.
Berita Terkait
-
Mayat dalam Lemari, AC dan Lampu Kamar Iin Puspita Menyala 3 Hari
-
Mayat dalam Lemari, Iin Puspita Berprofesi Gadis Pemandu Karaoke
-
Mayat Disimpan dalam Lemari, Iin Puspita 3 Tahun Kos di Mampang
-
Bau Busuk dan Dikerumuni Lalat, Awal Mayat Iin Puspita Ditemukan
-
Mayat dalam Lemari Baju, Iin Puspita Tak Memakai Celana Dalam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana