Selama puluhan tahun menempati rumah itu, suka duka kerap dialami Nursahit. Mulai dari mahalnya biaya perawatan, hingga kerap didatangi para pemburu hantu atau lokasi uji nyali karena dianggap ditempati banyak mahkluk halus.
“Dulu banyak yang sering datang. Biasanya sekitar pukul 12 malam. Alasannya pada mau menyepi di lantai dua. Saya sih tak masalah. Saya persilakan, di atas juga tak ada yang menempati alias kosong,” ujar Nursahit.
Nursahit mengaku sebenarnya tidak ada hantu di rumahnya. Rumahnya hanya terkesan angker karena merupakan bangunan kuno dan peninggalan zaman Belanda.
Cucu Nursahit, Reza Gustaf, mengaku tak pernah diganggu mahkluk halus selama puluhan tahun tinggal di rumah kakeknya.
Menurutnya, rumah kakeknya saat ini jauh dari kata menyeramkan karena dihuni puluhan orang sebagai penyewa indekos.
“Perasaan takut itu sebenarnya berasal dari diri kita sendiri. Kalau kita takut ada hantu, ya pasti nanti bakal ada hantunya. Jangankan di rumah ini, di mana saja pasti ada,” ujar alumnus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.
Berita ini kali pertama diterbitkan Semarangpos.com dengan judul ”Misteri Rumah Tua di Semarang, Jadi Lokasi Syuting Suzanna Hingga Uji Nyali”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta