Selama puluhan tahun menempati rumah itu, suka duka kerap dialami Nursahit. Mulai dari mahalnya biaya perawatan, hingga kerap didatangi para pemburu hantu atau lokasi uji nyali karena dianggap ditempati banyak mahkluk halus.
“Dulu banyak yang sering datang. Biasanya sekitar pukul 12 malam. Alasannya pada mau menyepi di lantai dua. Saya sih tak masalah. Saya persilakan, di atas juga tak ada yang menempati alias kosong,” ujar Nursahit.
Nursahit mengaku sebenarnya tidak ada hantu di rumahnya. Rumahnya hanya terkesan angker karena merupakan bangunan kuno dan peninggalan zaman Belanda.
Cucu Nursahit, Reza Gustaf, mengaku tak pernah diganggu mahkluk halus selama puluhan tahun tinggal di rumah kakeknya.
Menurutnya, rumah kakeknya saat ini jauh dari kata menyeramkan karena dihuni puluhan orang sebagai penyewa indekos.
“Perasaan takut itu sebenarnya berasal dari diri kita sendiri. Kalau kita takut ada hantu, ya pasti nanti bakal ada hantunya. Jangankan di rumah ini, di mana saja pasti ada,” ujar alumnus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.
Berita ini kali pertama diterbitkan Semarangpos.com dengan judul ”Misteri Rumah Tua di Semarang, Jadi Lokasi Syuting Suzanna Hingga Uji Nyali”
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan