Suara.com - Ribuan e-KTP yang tercecer di pinggir Jalan Karya Bakti IV RT 3, RW 11 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur telah diamankan aparat kepolisian. Ribuan KTP sempat dibawa ke Polsek Duren Sawit.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Parlindungan Sutasuhut menyampaikan, kini barang bukti tersebut telah dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk diselidiki lebih lanjut.
"Nih sudah datang, (Pihak Polres) mau bawa barang bukti," kata Parlindungan saat dikonfirmai, Sabtu (8/12/2018).
Menurutnya, pelimpahan kasus tersebut dilakukan agar penyelidikan terkait penemuan sebanyak 2158 buah e-KTP itu bisa maksimal. Nantinya, kata dia, apara Polres Metro Jakarta Timur akan menyelidiki adanya indikasi kesengajaan pembuanga atau tidak dalam temuan KTP tersebut.
"Diperiksa dulu ini ada indikasi apa itu ada unsur kesengajaan kah atau bagaimana. ini kan ini lagi tahun politik jadi riskan," terangnya.
Penemuan e-KTP itu yang disimpan dalam karung beras itu berawal dari anak-anak yang sedang bermain di sekitar Jalan Karya, Bakti VI, RT 3, RW 11, Pondok Kopi, Duren Sawit. Awalnya, karung warna putih yang berisi ribuan e-KTP itu ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB siang. Bahkan, anak-anak yang pertama kali menemukannya sempat memaikan e-KTP karena berceceran di jalanan.
Namun, sejauh ini belum diketahui secara pasti apakah tercecernya ribuan e-KTP itu karena sengaja dibuang atau terjatuh saat hendak didistribusikan. Polisi juga sedang berkoordinasi dengan Suku Dinas Dukcapil Jakarta Timur untuk mendalami temuan e-KTP tersebut.
Berita Terkait
-
Dua Tahanan Kabur, Tiga Polisi Polres Jaktim Disidang Etik
-
Bandit Merampok Mini Market di Jaktim untuk hidupi Istri Muda
-
Akhirnya Bandit Perampok Mini Market Jakarta Timur Tewas Ditembak
-
Lagi, Indomaret Jadi Sasaran Perampok Bersenjata Api
-
Terungkap Kabar Benda Mencurigakan di Gereja Katolik Santa Anna
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?