Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar sebagai tersangka kasus korupsi.
Irvan Rivano Muchtar terjerat kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur pada tahun 2018, dengan nilai korupsi mencapai Rp 1,5 miliar.
Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) di situs resmi acch.kpk.go.id, Irvan Rivano Muchtar tercatat melaporkan kekayaannya terakhir pada 22 Juli 2015 sebesar Rp 2,07 miliar.
Adapun harta kekayaan Irvan Rivano Muchtar terdiri dari sejumlah harta tidak bergerak berupa aset tanah dan bangunan 150 meter persegi dan 1.055 meter persegi di kabupaten Cianjur.
Harta tersebut berasal dari perolehan sendiri sejak tahun 2005 sampai 2013, dengan nilai mencapai Rp 1,46 miliar.
Selanjutnya, harta bergerak milik Irvan Rivano Muchtar terdiri dari tiga mobil dan satu sepeda motor dari hasil sendiri yakni mobil merk Suzuki Swift dengan nilai Rp 140 juta, mobil Daihatsu Terios dengan nilai Rp 105 juta, Toyota Alphard dengan nilai Rp 225 juta dan motor Honda Vario dengan nilai Rp 17 juta.
Terakhir, Irvan Rivano Muchtar juga memiliki Giro dan setara Kas dengan nilai Rp 121 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan