Suara.com - Bayi yang lahir tanpa anus bernama Rayyan Haryo Ardianto di Depok, Jawa Barat, kembali merasakan buang air besar dengan mengunakan kantong kolostomi atau lewat saluran.
Buah hati Oklavia Supriatin (39) dan Haryanto (44) itu sebelumnya sudah dibuatkan lubang anus oleh tim dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto pada Selasa (13/11) lalu.
"BAB lewat kolostomi lagi karena ada masalah di ususnya, ususnya sudah lengket semua," kata Oklavia, kepada Suara.com, Minggu (23/12/2018).
Oklavia menerangkan, sebelum Rayyan menjalani operasi lanjutan Sabtu (22/12) malam, pihak RS sudah memberikan informasi kalau usus anaknya lengket.
"Pembuatan lubang untuk kolostomi, semalam operasinya sekitar 2 jam. Sebelum operasi dikasih tahu kalau ususnya lengket. Katanya kalau bisa diluruskan nggak harus bikin kolostomi lagi, tapi kalau nggak bisa diluruskan terpaksa bikin kolostomi lagi seperti sekarang," ujarnya.
Menurut Oklavia buahatinya baru pekan lalu dirawat inap karena masalah BAB tak lancar. Namun ia tidak menyangka Rayyan harus menjalani operasi dan kembali dirawat inap.
"Saya kira cuma dirawat, kenyataanya harus dibuat kantong kolostomi," ucapnya.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Tsunami Selat Sunda, Jokowi Minta Tanggap Darurat di Banten dan Lampung
Berita Terkait
-
Gymnastiar Meninggal Dunia, Ada Luka Pukulan di Kepala
-
Saluran Pembuangan Tersumbat, Bayi Tanpa Anus Kembali Dirawat
-
Ini Penyebab Keluar Keringat Dingin saat Menahan Buang Air Besar
-
Ajaib, Seorang Bayi di Kongo Selamat dari Infeksi Ebola
-
Penelitian Ungkap Bayi yang Lahir di Bulan Desember Lebih Panjang Umur
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan