Suara.com - Seorang lelaki berbaju batik tewas digorok di bagian leher. Mayat itu tanpa identitas.
Penemuan mayat dengan kondisi leher tergorok itu ditemukan di Kampung Kendal, Desa Karang Anyar, Kecamatan Kemeri, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/12/2018). Saat ditemukan, leher mayat tersebut mengenakan batik lengan pendek dengan dan celana bahan warna hitam.
Kapolsek Mauk AKP Teguh Kuslantoro membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki yang diduga korban pembunuhan tersebut.
“Memang benar ada penemuan mayat yang berjenis kelamin laki-laki. Pada saat mendapatkan informasi itu dari warga, Unit Reskrim Polsek Mauk langsung menuju lokasi penemauan mayat itu,” kata Teguh kepada melalui sambungan telepon selulernya.
Teguh menerangkan, di lokasi penemuan mayat itu, petugas melakukan identifikasi terhadap tubuh korban. Lokasi penemuan mayat berupa bangunan setengah jadi.
”Hasil olah TKP yang dilakukan petugas terhadap korban, terdapat bekas sayatan senjata tajam di bagian leher korban,” ungkap Teguh.
Saat ini, petugas masih mendalami terkait kasus penemuan mayat dengan memintai keterangan saksi-saki di sekitar lokasi kejadian.
“Saat ini kita masih dalami mengenai penemuan mayat dan mencari identitas korban supaya kasus ini segera bisa terungkap. Kami juga masih memintai keterangan sejumlah saksi-saki pada saat penemuan mayat itu,” ucap Teguh.
Setelah melakukan identifkasi terhadap korban, petugas mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Tangerang. (BantenHits.com)
Baca Juga: Ambil Air di Sumur Bor, Warga Malah Temukan Mayat Laki-laki
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir