Suara.com - Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta pada hari terakhir tahun 2018 dan menjelang malam pergantian tahun, Senin (31/12), membuat pelabuhan sekaligus Pasar Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, sepi pengunjung.
Padahal, kawasan tersebut biasanya ramai dikunjungi warga menjelang malam pergantian tahun, yakni untuk membeli ikan guna berpesta.
"Gara-gara hujan jadi sepi. Nanti mudah-mudahan ramai lagi," ujar salah satu juru parkir yang bertugas di pasar itu, Senin malam.
Ia menuturkan, Pasar ikan Muara Angke selalu ramai pada malam hari, apalagi pada malam pergantian tahun.
Pantauan Suara.com hingga pukul 20.00 WIB, terlihat beberapa pedagang yang berjualan di halaman depan pasar sedang membuka ikan yang sebelumnya ditutupi memakai terpal agar tak terkena air hujan.
Sebelumnya, salah satu pedagang ikan bernama Muhadi mengakui takut kalau hujan melanda pada malam pergantian tahun 2018-2019.
Kalau hujan turun, sudah dapat dipastikan pengunjung tidak akan datang ke tempatnya. Ikan yang dijajakan juga menjadi berkurang segarnya.
Ia mencontohkan kejadian yang dialaminya pada malam pergantian tahun 2017-2018, ketika dirinya berdagang kerang. Saat sedang menjajakan kerang di tempat yang sama seperti sekarang, hujan datang mengguyur daganganya.
"Tahun lalu sempat rugi total Rp 800 ribu. Soalnya saya merugi 8 kuintal kerang. Akhirnya saya buang saja kerangnya karena sudah enggak bisa dijual, kan sudah bau," jelasnya.
Baca Juga: Inter Milan dan Lazio Berebut Matteo Darmian
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali