Suara.com - Seorang tenaga kerja wanita atau TKW di Malaysia ditemukan tewas mengenaskan. Mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi telanjang dan mulut tersumpal selimut.
KBRI Kuala Lumpur menerima laporan pembunuhan tersebut, Selasa (1/1/2019). Mayatnya ditemukan di sebuah rumah di Jalan Reko, Kajang, Malaysia.
Jenazah perempuan itu sehari-hari bekerja sebagai penjual di toko mebel. Mayat ditemukan dalam kondisi terikat.
"KBRI telah berkoordinasi langsung dengan penyidik yang menangani kasus ini," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan singkat diterima di Jakarta, Rabu (2/1/2019).
Hingga saat ini masih dilakukan autopsi terhadap jenazah korban guna mengetahui kapan persisnya kematian korban dan penyebab kematian. Kewarganegaraan korban sejauh ini juga belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan identitas apapun di lokasi kejadian.
"Informasi bahwa korban adalah WNI diperoleh dari tetangga yang menduga korban adalah WNI. KBRI Kuala Lumpur akan berkoordinasi dengan Kepolisian Malaysia guna mengklarifikasi status kewarganegaraan korban," ujar Iqbal.
Sebelumnya, Kantor Berita Malaysia, Bernama melaporkan bahwa jenazah perempuan tersebut ditemukan pada Senin (31/12/2018) pukul 18.24 waktu setempat. Perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun itu diketahui tidak masuk kerja selama tiga hari. Ia terakhir terlihat pada Kamis (27/12/2018) malam.
Menurut polisi Malaysia, jenazah ditemukan dengan kondisi mulut tersumbat kain dan tanpa busana. Polisi sedang menyelidiki kasus pembunuhan ini. (Antara)
Baca Juga: Sadis! Shelter Tsunami Banten Dikorupsi, Mayat Korban Jadi Ladang Bisnis
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan