Suara.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyebut telah mengecek semua kontainer yang masuk dari Cina. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kabar adanya 7 kontainer surat suara tercoblos adalah hoaks.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pamudi menegaskan tidak ditemukan adanya 7 kontainer berisi surat suara dari Cina sebagaimana yang diisukan. Heru menerangkan, setiap harinya pasti ada kontainer kirimian dari Cina, namun ia menegaskan tidak ada kontainer yang berisi surat suara.
"Tidak ada kontainer (berisi surat suara) tidak ada kiriman, tidak ada sama sekali ya," tutur Heru di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).
Heru mangungkapkan pihaknya juga telah menerapkan pengawasan berstandar internasional pada setiap barang yang masuk dan keluar. Menurutnya, setiap kontainer yang masuk baik dari Cina ataupun negara lain mendapat pengawasan yang sama tanpa terkecuali.
"Karena kontainer itu harus diperlakukan sama antara satu negara dengan negara yang lain dan kita sudah menggunakan standar-standar yang internasional, manjemen resiko kemudian melalui tools x-ray, gamma ray dan kemudian juga masih ada pemeriksaan fisik dari petugas" imbuhnya.
Lebih lanjut, Heru mengatakan tidak ada perlakuan khusus pada pendistribusian surat suara. Namun, kata Heru pihaknya akan lebih waspada dan panuh kehati-hatian saja.
"Kita harus melihat resiko dan profilnya ya, saya kira ini hal reguler saja yang kita lakukan tentunya dengan kewaspadaan dan kehati-hatian," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mau Dipolisikan Andi Arief, Guntur Romli: Ini Maling Teriak Maling
-
Romahurmuziy Nilai Prabowo - Sandiaga Produksi Hoaks untuk Menang
-
Andi Arief Ancam Geruduk Rumah Sekjen PDIP sampai Stafsus Jokowi
-
Hari ini, Andi Arief Laporkan Sekjen PDIP sampai Staf Jokowi ke Polisi
-
Besok, Andi Arief Laporkan Sekjen PDIP sampai Staf Jokowi ke Polisi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur