Suara.com - Warga digegerkan dengan penemuan tubuh manusia yang sudah tercacah di mesin pencacah plastik di sebuah pabrik kawasan Kampung Cisalak, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/1/2019). Penemuan tubuh manusia yang tak utuh itu pertama kali ditemukan pekerja PD. Lhaju Mandiri bernama Amat (27).
Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota AKP Erna Ruswing menjelaskan, awal potongan tubuh itu ditemukan Amat saat sedang bekerja mendaur ulang sampah di mesin plastik tersebut.
"Sekitar pukul 11.00 WIB, saksi menggunakan mesin pencacah plastik itu. Namun macet, selanjutnya saksi mencari rekan kerjanya yang bertugas menggiling plastik," kata Erna, Jumat (18/1/2019).
Rupanya keberadaan rekan saksi bernama Sariman (35) itu di luar dugaan. Amat kaget bukan kepalang setelah melihat tubuh Sariman sudah tergiling di dalam mesin pencacah.
"Saksi mengecek mesin dan menemukan jasad korban hancur terpotong-potong. Saksi syok dan melaporkan kepada pemilik perusahaan. Selanjutnya anggota datang untuk mengevakuasi jasad korban," jelas Erna.
Terkait penemua mayat dalam kondisi tercacah itu, polisi lalu memeriksa beberapa saksi untuk memastikan penyebab Sariman bisa tewas secara mengenaskan di pabrik tersebut.
"Semuanya sudah kita periksa, semua pertanggungjawaban masalah tenaga kerjanya, kan tidak ada apa-apa. Pemiliknya masih syok sering pingsan. Namun kami akan terus periksa kembali," tandasnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Komnas HAM Belum Puas dengan Debat Capres - Cawapres Pertama
Berita Terkait
-
Unjuk Rasa Pekerja General Motors Sempat Hentikan Produksi
-
Intip Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencari Kerja Hingga Memutuskan Resign
-
Karyawannya Terjangkit Penyakit Misterius, Samsung Bayar Rp 1,9 Miliar
-
Strategi Kemenkes Lindungi Kesehatan Para Pekerja
-
Kesehatan Mental Pekerja Juga Perlu Mendapat Perhatian
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali