Suara.com - Rizal Maulana tak kuasa menahan air matanya ketika kembali mengenang kebaikan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnam alias Ahok alias BTP.
Rizal adalah satu dari 1000 orang yang dibiayai Ahok untuk melakukan umrah ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi, saat masih menjadi Gubernur DKI.
Rizal menilai, Ahok adalah orang yang sangat baik. Baginya, mungkin kalau bukan karena Ahok, ia tak akan pernah bisa pergi umrah.
"Saya orang Betawi asli, selalu bela orang yang baik. Kami yang bersorban hijau ini adalah hasil orang yang berkerja secara baik. Kami berangkat ke Baitullah diundang oleh siapa? Oleh Bapak Basuki Tjahaja Purnama. Berapa banyak? 1.000 jemaah. Saya yang memimpin jemaah itu Insya Allah solid. Tanpanya kami tidak akan bisa melihat Baitullah," tutur Rizal di acara 'Penyambutan BTP' di RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Kamis (24/1/2019).
Rizal mengungkapkan, semua jemaah umrah yang diberangkatkan Ahok merasa sedih dan terpukul, ketika mendengar kabar Ahok dipenjara akibat kasus penodaan agama.
Meski begitu, kata Rizal, apa yang dialami Ahok selama dua tahun mendekam di penjara adalah bentuk ujian untuk menaikkan derajatnya.
"Hari ini mungkin Pak Ahok tidak hadir di sini, tapi dalam setiap doa kami, dalam setiap salat kami, mendoakannya dan keluarganya, Allah balas dengan pahala berlipat ganda," ucapnya.
Bersamaan dengan itu, Rizal juga berpesan di hadapan para Ahokers untuk bisa meneladani nilai-nilai kebaikan yang dimiliki Ahok.
Rizal meminta kepada Ahokers untuk turut meneladani kejujuran, keadilan dan ketegasan yang ada dalam diri Ahok.
Baca Juga: Santika Premiere Hayam Wuruk Gelar Stay & Dine Corporate Jakarta
"Pesan kami adalah kalau kita ikuti orang baik seperti Pak Ahok, kita pengikutnya harus sama seperti beliau, pemberani, jujur, adil dan tegas.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office