Suara.com - Sebanyak 4 rumah rusak di Koja, Jakarta Utara, Jumat (25/1/2019). Rumah rusak di Koja karena diterjang angin kencang.
Rumah rusak di Koja tepatnya di Jalan Lagoa Terusan Gg B RT 12/03 Kelurahan Lago, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Camat Koja Yusuf Majid menjelaskan, angin kencang yang menerpa permukiman warga terjadi sekitar pukul 02.30 dini hari.
Akibatnya empat rumah semi permanen mengalami kerusakan.
"Tiga rumah warga dan satu kontrakan deret enam pintu. Kerusakannya di bagian atap dan ada sebagian di dinding," ujar Yusuf di Kantornya, Jumat (25/1/2019).
Yusuf menyampaikan bahwa KK yang terdampak mencapai 22 KK dengan total 68 orang. Dia juga memastikan bahwa kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka berat.
Petugas PPSU Kelurahan Lagoa sudah dikerahkan sejak pagi hari untuk melakukan pembersihan puing di rumah warga. Untuk sementara, warga yang terdampak akan ditampung di tenda pengungsian.
"Pihak Suku Dinas Sosial juga akan menyiapkan makanan siap saji bagi mereka," pungkasnya. (Antara)
Baca Juga: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Jaksel dan Jakbar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?