Suara.com - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera angkat bicara terkait adanya dugaan seorang pegawai negeri sipil Pemprov Jatim berinisial IP terlibat dalam kasus prostitusi online di Surabaya. Terkait isu tersebut, Frans Barung menyangkal adanya keterlibatan PNS dalam dugaan bisnis esek-esek daring itu.
"Ngarang itu,” ucap Barung sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Selasa (29/1/2019).
Menurutnya, informasi yang beredar tersebut merupakan berita bohong alias hoaks. “Tidak benar, hoax itu,” kata Barung seperti dikutip Beritajatim.com.
Perlu diketahui, seorang pejabat di lingkungan pemprov berbincang dengan beritajatim.com, Selasa (29/1/2019) mengatakan, kabar keterlibatan oknum itu sudah ramai menjadi perbincangan sejak seminggu lalu.
“Dia infonya adalah pejabat eselon IV di lingkungan instansi bidang kesehatan. Usianya sekitar 50 tahun dan belum menikah. Masih lajang. Tapi masih diselidiki kebenaran informasi itu,” tutur sumber beritajatim.com di lingkungan pemprov.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
PNS Pemprov Jatim Diduga Nyambi Jadi Mucikari PSK Online
-
Pemesan Vanessa Angel Segera Dipanggil Polisi
-
Polisi Ungkap Pendapatan Bersih Vanessa Angel dari Bisnis Prostitusi Online
-
Siap Diperiksa Sebagai TSK, Vanessa Angel Menginap di Surabaya
-
Wajib Lapor, Vanessa Angel Menginap di Surabaya sampai Rabu
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD