Suara.com - Lingkungan Pemprov Jawa Timur dibuat geger dengan dugaan seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial IP terlibat kasus prostitusi online di Surabaya. IP diketahui merupakan pejabat eselon IV yang membidangi kesehatan.
Seorang pejabat Pemprov yang dengan diungkap identitasnya mengatakan, kabar keterlibatan IP dalam praktik esek-esek daring otu sudah santer dibicarakan sejak pekan lalu.
"Dia infonya adalah pejabat eselon IV di lingkungan instansi bidang kesehatan. Usianya sekitar 50 tahun dan belum menikah. Masih lajang. Tapi masih diselidiki kebenaran informasi itu,” kata pejabat itu saat berbincang dengan Beritajatim.com, Selasa (29/1/2019).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Anom Surahno yang dikonfirmasi beritajatim.com mengenai kabar tersebut mengatakan, pihaknya belum menerima laporan.
“Masih sumir beritanya. Ini sekarang lagi diinvestigasi oleh teman-teman penyidik PNS (PPNS) di Satpol PP. Yang punya tenaga PPNS itu Satpol PP dan Inspektorat Provinsi Jatim,” katanya.
Anom menegaskan, belum ada laporan terkait oknum PNS yang jadi mucikari seperti yang diberitakan salah satu media online. Saat ini, kasus dugaan prostitusi itu masih diselidiki internal Pemprov Jatim.
“Langkah kita mencoba untuk mencermati inisial IP ini siapa dan instansi yang dimaksud itu di mana. Dari pemberitaan yang muncul, kita secara lisan meminta penyidik PNS yang dipunyai Satpol PP ini mulai bergerak,” ujarnya.
Sumber: Beritajatim.com
Baca Juga: Dikritik Ekonom Faisal Basri, Sri Mulyani: Jangan Menakuti soal Utang
Berita Terkait
-
Pemesan Vanessa Angel Segera Dipanggil Polisi
-
Polisi Ungkap Pendapatan Bersih Vanessa Angel dari Bisnis Prostitusi Online
-
Siap Diperiksa Sebagai TSK, Vanessa Angel Menginap di Surabaya
-
Wajib Lapor, Vanessa Angel Menginap di Surabaya sampai Rabu
-
PNS Pemkot Jakarta Utara Dilarang Pakai Botol Minum Plastik Sekali Pakai
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta