Suara.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Aceh, Kamis (31/1/2019). Dalam kunjungan kerja ini, Iriana didampingi istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, serta Ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).
Plt Kepala Biro Pers dan Media Sekretariat Presiden Sinta Puspitasari melalui keterangan tertulisnya menerangkan, Iriana serta rombongan menggunakan Pesawat Khusus Boeing 737-400 TNI AU dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Provinsi Aceh.
Saat tiba di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Iriana di disambut oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Pangdam I/Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, dan Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak.
Sinta menuturkan, Iriana dan Mufidah akan menghadiri sejumlah agenda di Aceh. Diantaranya sosialisasi gerakan cuci tangan bersama dan sosialisasi makan sehat di PAUD Permata Hati, Kota Banda Aceh.
Selanjutnya Iriana dan rombongan juga akan melakukan sosialisasi antinarkoba serta meninjau kegiatan IVA Test dan terkakhir meninjau sosialisasi parenting di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Berita Terkait
-
Istri Jokowi Bagi-bagi Laptop di Banyuwangi, Kalau Bisa Jawab Ini
-
Kunjungi Lawang Sewu, Iriana Jokowi Kesengsem Kaca Patri Kuno
-
Jadi Duta Anti Narkoba, Begini Gaya Iriana di Depan Siswa Semarang
-
Kampanye di Sumsel, Jokowi - Iriana Diangkat Jadi Raja dan Ratu
-
Ikut Jokowi ke Pasar, Iriana Beli Telur Tak Minta Uang Kembalian
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara