Suara.com - Kereta Rel Listrik (KRL) KA 1176 lintas Jakarta Kota - Bogor yang mengalami gangguan operasional pada Jumat petang telah dievakuasi dan kini PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sedang mengurai antrean KRL yang terdampak akibat gangguan tersebut.
"Proses evakuasi KA 1176 yang mengalami kendala operasional di Stasiun Lenteng Agung telah selesai dilakukan pada pukul 20.50 WIB," kata Wakil Presiden Bidang Komunikasi Perusahaan PT KRL Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa saat dihubungi di Jakarta, Jumat (22/2/2019).
Sejumlah kereta arah Bogor, Jawa Barat, yang sejak Jumat petang tertahan akibat gangguan KA 1176 kini mulai bergerak. Namun proses penguraian antrean KRL masih terus dilakukan untuk mengurangi dampak kepadatan penumpang di beberapa stasiun KRL untuk rute arah Bogor.
"Saat ini sejumlah KRL lintas Jakarta Kota atua Jatinegara - Bogor yang sempat tertahan sudah mulai dapat dijalankan kembali. PT KCI memohon maaf atas kondisi tersebut. Proses mengurai antrean di lintas terus dilakukan untuk menormalkan kembali operasional KRL," ujar Eva.
KA 1176 yang mengalami gangguan di Stasiun Lenteng Agung telah dievakuasi ke depo Depok, Jawa Barat, untuk proses perbaikan dan pemeriksaan terkait penyebab gangguan operasional tersebut.
Sejak Jumat petang ini, terjadi kepadatan penumpang di beberapa stasiun untuk rute menuju arah Bogor. Hal tersebut disebabkan KRL arah Bogor tidak dapat berjalan karena KA 1176 yang terganggu secara operasional di Stasiun Lenteng Agung.
Kejadian tersebut dikeluhkan masyarakat dan viral di berbagai lini media massa. PT KCI memohon maaf atas kejadian tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat