Suara.com - Polisi meringkus satu orang remaja berinisial MR (16). MR diduga terlibat dalam aksi tawuran yang menewaskan satu orang di Jalan Jatinegara Timur, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (22/2/2019) lalu.
Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Diah Tin Agustina menerangkan, penangkapan pelaku berawal dari terjadinya tawuran antar dua kelompok pemuda. Saat itu, seorang remaja berinisial MD (18) tewas dengan luka bacok senjata tajam.
"Kejadian bermula saat korban berinisial MD dan teman-temannya bermaksud tawuran dan berkumpul di TKP. Kemudian datang rombongan sekelompok pemuda dari arah Pisangan Baru, Matraman, menyerang korban dan teman-temannya," kata Diah saat dikonfirmasi, Selasa (26/2/3019).
"Lalu terjadi tawuran yang mengakibatkan korban luka bacok senjata tajam jenis parang di bagian punggung belakang sebelah kiri," Diah menambahkan.
Diah menerangkan, MD tewas terkena luka bacok senjata tajam saat menghindar dari serangan lawan. Hanya saja, korban terjatuh dan langsung dibacok oleh pelaku.
"Saksi (tukang parkir) menjelaskan, korban bergerak maju seorang diri mengejar anak-anak Pisangan hingga korban jatuh terpeleset dan pelaku menggunakan senjata tajam mendekat dan membacokkan parang ke arah punggung kanan korban hingga korban berlari dan terjatuh," jelasnya.
Lebih jauh Diah mengatakan, korban saat itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Premier guna mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tak dapat diselamatkan.
"Namun korban tidak dapat diselamatkan," ujar Diah.
Untuk diketahui, MR diamankan di kediamanya wilayah Jakarta Timur pada Minggu (24/2/2019). Polisi juga mengamankan barang bukti yang disembunyikan di rumah teman pelaku.
Baca Juga: Cerita Isnawa Jadi Wawako Jaksel: Terpaksa Beli Seragam Pelantikan Sendiri
"Pada Minggu 24 Februari 2019, kemudian pelaku berhasil ditangkap beserta barang bukti yang digunakan. Setelah digunakan barang bukti dititipkan ke kediamankan temannya," tutup Diah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless