Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menunjuk 37 orang sebagai anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI pagi ini, Selasa (5/3/2019). Penetapan puluhan anggota DRD itu diharapkan bisa memecahkan permasalahan Ibu Kota.
Menurutnya, penetapan Dewan Riset Daerah tersebut berdasarkan dengan surat keputusan Gubernur nomor 143 tahun 2019 tentang penetapan anggota Dewan Riset Daerah periode 2018-2022.
"Hari ini kita mengukuhkan anggota dewan riset daerah. Mereka dikukuhkan sebagai amanat dari Undang-undang nomor 18 tahun 2002 dan juga sesuai dengan Perda dan Pergub DKI Jakarta. Kita berharap Dewan Riset ini bisa ikut memberikan terobosan-terobosan untuk menyelesaikan masalah Jakarta," kata Anies.
Dia meminta agar puluhan anggota DRD itu bisa bekerja maksimal dalam menelisik sejumlah masalah di Ibu Kota mulai dari kebutuhan air, permasalahan akses fasilitas kesehatan, pembangunan ruang interaksi, transportasi, hingga masalah pemukiman.
"Saya minta mereka melihat masalah-masalah Jakarta, lalu mereka melakukan riset untuk menyelesaikan, jangan membuat riset sendiri lalu dicoba diterapkan di Jakarta," kata dia.
Anies mengklaim 37 anggota DRD ini dipilih melalui proses seleksi dan sudah terjamin kualitasnya untuk berkontribusi positif bagi warga Jakarta.
"Kita bersyukur bahwa figur yang masuk adalah figur yang Insya Allah akan bisa membawa kontribusi positif. Di jakarta banyak sekali pakar, justru disini tempat berkumpulnya. Dewan riset ini menjadi salah satu tempat saja, dan harapannya nanti mereka bisa mengundang narsum lebih banyak lagi," pungkas Anies.
Berita Terkait
-
Anies Curhat Sulit Lepas Saham Bir Karena Tersandung Kepentingan Politik
-
Perusahaan Bir Bantah Pemprov DKI Tambah Porsi Kepemilikan Saham DLTA
-
Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura, Anies: Cobaan Tak Terduga
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan, DPRD DKI Bakal Panggil Pimpinan BKD Jakarta
-
Jelang Akhir Pekan, Anies Ajak Istri ke Singapura Jenguk Ani Yudhoyono
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook