Ternyata, Mahfud MD ikut numbrung mengomentari balasan Said Didu tersebut dengan ajakan untuk bertemu dan ngopi.
"Pak @saididu sudah terlalu jauh mencampuraduk strategi dan taktik. Bagaimana kalau kita ngopi dulu minggu depan Pak @saididu?" kicau Mahfud MD.
Said Didu menerima ajakan. Tapi ada syaratnya. Mereka harus datang mengenakan jersey masing-masing.
"Siaapppp - tapi pakai jersey masing-masing," cuit Said Didu.
Mahfud MD kemudian mengomentari salah satu dari artikel daring yang memberitakan 'perang' dirinya dengan Said Didu soal rivalitas Manchester United dan Manchester City.
"Pokoknya kalau perang soal MU dan Man. City akan jadi perang tanpa akhir antara saya dan @saididu," kicau Mahfud MD.
Pun Said Didu membalas cuitan tersebut. Dia membantah hal tersebut disebut perang. Dia menyebut Mahfud MD saat ini berada di jalan sesat dalam memilih bola.
"Bukan perang, itu cara saya mengingatkan dan menyelamatkan Prof @mohmahfudmd bhw beliau saat ini berada di jalan sesat dalam memilih klub bola. Jalannya sih jalan lurus tapi di depannya sudah jelas adalah jurang," kicau Said Didu.
Enggan kalah, Mahfud MD pun berkicau, "Di depan pendukung MU yang jalannya lurus mungkin saja ada jurang. Tetapi di tepi-tepi pendukung City yang jalannya tak lurus juga banyak jurang. Bagus mana berada di belakang jurang atau di tepi jurang? Pak @saididu tidak bisa menjawab?"
Baca Juga: Sandiaga Sedang Makan, Ikannya Diambil Bobby Kucing Kesayangan Prabowo
Melihat perdebatan tersebut, warganet menanggapinya dengan bahagia. Mereka menilai ternyata sepak bola bisa menyatukan di situasi panas menjelang pemilihan presiden ini.
“Ternyata bola bisa menyatukan,” kicau akun @Iswanto_celvin.
Akun @AjisAjisridwan melontarkan kicauan senada, “Indahnya persahabatan walau beda pilihan. Hanya orang-orang cerdas mandiri.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal