Suara.com - Jokowi saat Kampanye : Anda Tahu Kan Unicorn, yang Online-online Itu!
Calon Presiden petahana Joko Widodo kembali mengungkit startup dengan status unicorn dalam acara kampanyenya. Kali ini dia mempertanyakan peserta kampanye siapa yang tidak tahu istilah unicorn.
Hal itu dikatakan Jokowi di depan ribuan peserta dalam acara kampanye Festival Satu Indonesia yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/3/2019) malam.
"Dari 7 (unicorn di asean), 4-nya ada di Indonesia sebentar lagi juga akan tambah lagi. Tahu kan unicorn, tahu? Tahu ya?" Tanya Jokowi ke peserta kampanye di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/3/2019) malam.
Pertanyaan Jokowi langsung disambut teriakan histeris para peserta kampanye dengan teriakan "tahu!". Tak lama setelah itu Jokowi langsung menyambung pidatonya
"Unicorn itu yang online-online itu," tambah Jokowi.
Setelah itu Jokowi menjelaskan di Indonesia sudah memiliki empat perusahaan startup yang berstatus sebagai unicorn. Melalui hal ini Jokowi mengajak seluruh anak muda untuk memanfaatian peluang berbisnis melalui jaringan internet karena Indonesia menjadi pasar yang bagus untuk hal itu.
Jokowi meminta anak muda memanfaatian peluang ini karena dia berjanji akan mendukung anak muda yang mencoba mengeluti bidang ini
"Dengan jaringan yang sudah mapan banyak sekali peluang anak muda kita untuk berusaha, ingat di Asean, di 10 negara Asean, sekarang sudah ada 4 unicorn yg ada di indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Tekuk Kalteng Putra, PSIS Semarang Naik Peringkat Dua Klasemen Grup C
Seperti diketahui, Startup unicorn adalah startup yang telah memiliki nilai valuasi mencapai 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 14 triliun.
Di Indonesia ada empat startup unicorn dari total 7 startup unicorn di ASEAN, yakni BukaLapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik