Suara.com - Masyarakat tetiba heboh dan teriak "Prabowo KW... Prabowo KW" di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru, Riau, (13/3/2019). Prabowo KW itu berbadan gempal, besar, berpeci dan mengenakan kemeja putih.
Pengunjung Bandara Pekanbaru mengakui lelaki itu mirip dengan Calon Presiden Prabowo Subianto yang hari ini juga ke Riau. Lelaki itu tiba-tiba muncul di Ruang VVIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II, saat puluhan pendukung menanti kedatangan pesawat jet pribadi Prabowo mendarat di Pekanbaru.
Perawakan lelaki itu tidak terlalu tinggi, lengkap dengan peci, kemeja warna putih dan kacamata hitam. Hanya kulitnya saja yang terlihat lebih lebih coklat seperti habis berjemur sinar matahari. Para pendukung dari partai politik, organisasi massa, wartawan, dan kaum ibu atau emak-emak yang melihatnya dibuat terheran-heran.
"Ada Prabowo KW (palsu), Prabowo KW," kata seorang ibu sambil tertawa-tawa usai berfoto bersama pria mirip Prabowo itu.
Pria itu tidak banyak bicara, hanya senyam-senyum saat melayani orang-orang yang memintanya untuk foto bersama. Seorang fotografer koran Riau Pos, Evan, yang ikut swafoto (selfie) langsung mengirimkan foto itu ke grup-grup media sosial whatsaaps (WA).
"Heran kawan-kawan, kok bisa `selfie sama Prabowo. Dari segitu banyak orang di grup WA, tidak ada yang sadar dia itu Prabowo palsu, kata Evan sambil tertawa.
Lelaki yang mirip Prabowo Subianto itu ternyata punya nama asli Zamratul Fuadi, tinggal di daerah Marpoyan Kota Pekanbaru.
"Sudah lama saya dibilang mirip Prabowo. Tapi saya nonpartai, saya (kerja) wiraswasta," katanya.
Ia mengaku diajak seorang kawan yang kebetulan ikut menjemput Prabowo, untuk ikut ke Ruang VVIP Bandara Pekanbaru. Ia pun sadar diri hanya mirip wajahnya, namun tak pernah bermimpi untuk bisa bertemu langsung.
Baca Juga: CEK FAKTA: Heboh Video Prabowo Tabok Pendukung Sendiri, Benarkah?
"Saya gak tahu apa bisa ketemu, saya orang kecil. Kebetulan ada teman ngajak ke sini ikut ke Bandara jemput Pak Prabowo asli, saya dibilang yang palsu. Memang yang palsu, kok," kata Zamratul.
Ia mengaku kagum dengan sosok Prabowo terutama saat berpidato yang mengajak bangsa Indonesia untuk berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam, dan berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari.
"Kata-kata berdikari itu sampai saya bikinkan lagu untuk Pak Prabowo. Saya bikin dua lagu, judulnya Berdikari Pas Dihati dan Garudaku, kata Zamratul sambil tersenyum.
Ketika Prabowo Subianto akhirnya menjejakkan kaki di Bandara Pekanbaru, puluhan pendukungnya langsung mengerubunginya. Calon presiden itu singgah sejenak di ruang VVIP dan langsung menuju GOR Remaja Pekanbaru yang jadi lokasi kampanye. Dan tidak jelas apakah Zamratul alias Prabowo Palsu apakah berhasil menjabat tangan idolanya itu. (Antara)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Heboh Video Prabowo Tabok Pendukung Sendiri, Benarkah?
-
Ajak Mahasiswa Coblos Satu, Menristekdikti: Jangan Coblos Dua di Pilpres
-
Dahnil ke Mahathir: Maafkan Pemerintah Kami Klaim Lobi Bebaskan Siti Aisyah
-
Fahri Hamzah Ungkap Perbedaan Jokowi dan Prabowo saat Kampanye
-
Video Bukti Prabowo Tak Usir Rakyat, Cuma Marah ke Pengawal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan