Suara.com - Penyanyi Puerto Rico, Ricky Martin, yang digadang-gadang sebagai Raja Pop Latin, mengecam media internasional karena tidak menyebut pelaku yang membunuh sedikitnya 49 orang dalam insiden penembakan masjid di Selandia Baru sebagai 'teroris'.
Di postingan Instagram, Ricky Martin menulis "Orang, yang membunuh lebih dari 40 Namazi dan membuat 20 orang luka parah. Semua media internasional menyebut dia 'Penembak' dan 'Ekstremis' bukan 'teroris', mengapa?"
"Sebab dia bukan Muslim," tulis Ricky Martin, sebagaimana dikutip Kantor Berita Anadolu, Senin (18/3/2019) dini hari.
Teroris yang diidentifikasi sebagai Brenton Harrison Tarrant (28) melepaskan tembakan ke arah orang yang sedang Shalat Jumat di Masjid An-Nur dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru. Sedikitnya 49 orang tewas dan 12 orang lagi kritis akibat serangan itu.
Tarrant akan tetap ditahan sampai 5 April, demikian putusan satu pengadilan Selandia Baru pada Sabtu pekan kemarin.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Jenazah Korban Teror Masjid Selandia Baru Diletakkan di Lantai
-
CEK FAKTA: Wanita Hafizah Alquran Ini Korban Teror Masjid Selandia Baru
-
Komisi I DPR Kutuk Aksi Teror Terhadap Muslim Selandia Baru
-
Penembakan Masjid di Selandia Baru, PM Australia Temui Komunitas Muslim
-
6 Warga Palestina Tewas dalam Penembakan Masjid di Selandia Baru
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!