Suara.com - Sebanyak 2 orang tewas tertimbun longsor akibat bencana banjir dan tanah longsor di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng). Total pengungsi di dua Provinsi tersebut yang terkena dampak bencana mencapai 7197 orang.
Dua korban jiwa akibat longsor tersebut bernama Sudiatmojo (80) dan Painem (37) dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Tim SAR juga masih melakukan pencarian terhadap tiga orang yang tertimbun longsor.
Di Yogyakarta, daerah yang terkena dampak meliputi tiga Kabupaten yaitu Bantul, Gunung Kidul, dan Kulon Progo. Sedangkan di Jawa tengah mencakup Kabupaten Wonogiri dan Purworejo.
Menurut Kapusdatinmas Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, Sutopo Nugroho, sampai saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Di Yogyakarta, juga terdapat angin kencang dan longsor yang merusak rumah warga. Akibatnya, 6.908 orang diungsikan ke enam titik.
Sementara di Jawa Tengah, menurut Sutopo tidak ada korban meninggal. Namun sebanyak 1099 orang harus diungsikan ke 8 titik dan 43 korban bencana mengungai di pos pengungsian.
"Total daerah terdampak dua provinsi meliputi lima kabupaten, 33 kecamatan dan 43 desa. Pengungsi dari Yogyakarta dan Jateng mencapai 7240 orang," ujar Sutopo di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (18/3/2019).
Sampai saat ini, Sutopo menjelaskan BNPB masih melakukan penanganan terhadap bencana Yogyakarta-Jateng. Penanganan tersebut dengan melakukan evakuasi, pencarian korban hilang, dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
"Jadi penanganan masih terus kita lakukan untuk penanganan baik evakuasi maupun mencari qtau memberikan bantuan pada masyarakat yang terdampak," kata Sutopo.
Baca Juga: Update Banjir Bandang Sentani: 43 Orang Hilang, 4226 Orang Mengungsi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi
-
Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender
-
Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...
-
Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat
-
Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan
-
Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah