Suara.com - Sedikitnya 72 orang meninggal ketika satu kapal feri yang kelebihan penumpang tenggelam di Sungai Tigris di dekat Mosul di Irak, kata beberapa medis kepada Reuters, Kamis (21/3/2019).
Kebanyakan orang yang tewas di feri tersebut adalah perempuan dan anak kecil yang tak bisa berenang, kata Kepala Lembaga Pertahanan Sipil Mosul Husam Khalil.
Satu sumber lain di Lembaga Pertahanan Sipil mengatakan kapal itu telah dipenuhi penumpang dua kali dari daya tampungnya, sehingga kapal tersebut terbalik.
Gambar yang direkam dengan menggunakan telepon genggam memperlihatkan kapal feri itu tenggelam di perairan yang berpumpur dan orang-orang berteriak meminta tolong. Tim medis menemukan beberapa penyintas dan telah menyelamatkan 12 orang sejauh ini, kata Khalil.
Beberapa sumber media dan polisi sebelumnya mengatakan sedikitnya 40 orang telah tewas-tenggelam. Satu sumber di rumah sakit yang berdekatan dan satu sumber lain di kamar mayat mengatakan jumlah korban tewas telah naik jadi 72.
Kecelakaan itu terjadi di sebelah utara Mosul, di dekat objek wisata terkenal di kalangan banyak keluarga.
Berita Terkait
-
Terkutuk, Inggris Pulangkan Batu Berusia 3000 Tahun Hasil Jarahan ke Irak
-
Seluruh Korban Tenggelamnya KM Mersia di Laut Banda Selamat
-
Cerita Pilu Anak-anak di Suriah Korban Kekejaman ISIS
-
Wanita Ini Lahirkan 6 Bayi Perempuan dan 1 Laki-laki, Begini Kondisinya
-
28 Orang Tewas di Laut Saat Berusaha Kabur dari Kemiskinan di Haiti
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat