Suara.com - Dalam rangkaian kampanye terbuka hari keempat, Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga S Uno mengunjungi Kota Manokwari, Papua Barat, Rabu (27/3/2019).
Setibanya di Bandara Rendani Manokwari Papua Barat, Sandiaga disambut Tarian Yospan atau Yosim Pancar, tarian kontemporer yang diiringi gitar dan tifa atau gendang melambangkan persahabatan muda-mudi.
Sebelum menuju ruang tunggu Bandara, Sandi yang menggunakan mahkota kasuari, juga ikut menari dalam tarian Ibehim, khas manokwari.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini bergandengan tangan bersama para penari memutar dan dengan kaki menghentak ke tanah atau tumbuk tanah.
Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lacotani, yang hari itu mengajukan cuti, ikut juga menari, berputar sambil bernyanyi.
"Papua Dan Papua Barat adalah tempat yang luar biasa indah dengan kandungan alam yang kaya raya. Saya bersama Prabowo Subianto, ingin menyampaikan kepada masyarakat Manokwari, fokus pada masalah ekonomi dengan Harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau dan penyediaan serta penciptaan lapangan kerja," katanya.
Dalam rangkaian kampanye di Manokwari, rencananya Sandi bakal bertemu kaum milenial dan masyarakat manokwari. Kemudian mengunjungi situs peradaban Marsinam, sosialisasi terbuka di lapangan. Borasi dan dilanjutkan perjalanan menuju Sorong.
Berita Terkait
-
Kampanye di Papua Barat, Sandiaga Bakal Sambangi Sejumlah Wilayah
-
Sindir Jas Pakaian Eropa, Jokowi Ajak Massa Coblos Baju Putih
-
JK Tidak Ingat Jokowi Pernah Janji Buyback Indosat
-
Minta Coblos Baju Putih, Jokowi: Jas itu Pakaian Orang Eropa, Orang Amerika
-
Sandiaga Ingin Buyback Indosat, JK: Untungnya Kecil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan