Suara.com - Mayat bayi di temukan di pinggir jalan Telepon Kota Ujung, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (5/4/2019). Mayat bayi itu berjenis kelamin lelaki.
Jasad bayi malang itu pertama ditemukan oleh seorang saksi yang hendak membuka warung nasi uduk tak jauh dari lokasi kejadian sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu, saksi sempat melihat ada perempuan membawa tas berwarna hitam dengan ciri-ciri berperawakan kecil serta berkulit kuning langsat mondar mandir di depan warung nasi uduk miliknya. Tak berselang lama, perempuan itu terlihat sudah tak membawa tas tersebut.
Pada pukul 08.00 WIB, saat saksi hendak membuang sampah ia melihat bungkusan plastik hitam yang dikerubungi lalat sehingga saksi penasaran dan membuka plastik hitam tersebut.
"Setelah dibuka saksi kaget melihat ada kepala manusia bayi yang sudah tidak bernyawa," ujar Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Supriyatin kepada wartawan, Jumat (5/4/2019).
Supriyatin menerangkan saksi tersebut kemudian melaporkan penemuan jasad bayi itu ke pos RW 02. Kekinian, polisi masih menyelidiki terkait orang yang telah membuang bayi tersebut.
"Setelah diidentifikasi lebih lanjut dari Unit Identifikasi Restro Jakarta Barat, diketahui jenis kelamin mayat tersebut laki-laki dan selanjutnya mayat bayi malang tersebut dibawa ke RSCM jakarta," tambahnya.
Berita Terkait
-
Pesan Galau Guru Honorer Sebelum Ditemukan Tewas dalam Koper
-
Mayat Dalam Koper Tak Berkepala, Telanjang dan Banyak Sayatan
-
4 Fakta Pembunuhan Guru Honorer dalam Koper yang Ditemukan Tanpa Kepala
-
Dari Koper hingga Tong, 4 Kasus Penemuan Mayat Tragis di Indonesia
-
Diancam Sajam saat Tutup Toko, Perampok Kuras Rp 900 Juta di Mini Market
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang