Suara.com - Mantan Kasum TNI Letjen (Purn) TNI JS Prabowo membuat klarifikasi bahwa akun jejaring sosial Twitter dan Instagram-nya diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.
Klarifikasi itu disampaikan melalui akun Twitter baru dengan username @berteman_mari. Pengguna akun @berteman_mari itu menyebutkan, akun Twitter @marierteman dan Instagram @suryiprabowo2011, milik JS Prabowo, telah diretas sejak Jumat (12/4/2019) pagi.
"Maaf teman, sejak pagi tadi jam 06.00 akun Twitter @marierteman dan IG @suryoprabowo211 dibajak (dihack) orang yang takut kritik dan kebenaran. Jangan dipercaya isinya saya akan terus berjuang gunakan akun baru @berteman_mari," bunyi klarifikasi itu, Jumat (12/4/2019).
Sebelumya diberitakan, akun Instagram dan Twitter JS Prabowo yang diduga diretas mengunggah isi email tentang curhatan putra calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo.
Disebutkan, Didit pernah menangis ketika mengeluh bahwa Prabowo lebih menyayangi kucing daripada putranya.
Selain itu, akun itu juga mengunggah tangkapan layar yang mirip surel, yang ditujukan pada Tommy Djiwandono, keponakan Prabowo. Isi surel itu menceritakan kesedihan Didit yang dicurahkan pada Budi Djiwandono, saudara sepupunya dari Prabowo.
"Didit merasa bahwa seringkali dia yang harus bersikap menjadi ayah daripada ayahnya," bunyi sepotong kalimat di dalamnya.
Namun, baru dua jam unggahan itu muncul, banyak warganet sudah menduga bahwa akun itu tidak dioperasikan sendiri oleh JS Prabowo.
Belum diketahui sosok di balik unggahan tersebut, yang kini menggemparkan publik.
Baca Juga: Polisi Kerahkan Tim IT Lacak Pelaku Pembunuhan 2 Mayat dalam Karung
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo
-
Momen Didit Anak Presiden Prabowo Dapat Kejutan Kue Ultah dari Megawati dan Puan Maharani
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
Senjata Kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Diliris: Bermakna Bangsa hingga Misi Kemanusiaan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
-
MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas
-
Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan
-
Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI
-
Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak