Suara.com - Hingga Sabtu (20/4/2019), Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Data tersebut merujuk pada real count yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Merujuk pada situs resmi pemilu2019.kpu.go.id, suara real count yang masuk baru 4,6 persen atau baru memuat 37,730 dari 813.350 total Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuat oleh KPU.
Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan 54,88 persen suara atau 3.965.400 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih 45,12 persen atau sebanyak 3.259.775 suara.
Untuk masyarakat yang ingin melihat hasil atau update informasi real count Pilpres 2019, bisa dapat mengakses di https://pemilu2019.kpu.go.id/#/ppwp/hitung-suara/
Terkait hasil hitung suara Legislatif DPR RI 2019 PDIP masih unggul dengan meraih 20,21 persen suara. Kemudian disusul Partai Golkar dengan 13,41 persen suara. Untuk peringkat ketiga ditempati oleh Partai Gerindra dengan 11,2 persen dan ikuti oleh Partai NasDem sebesar 9,98 persen.
Untuk masyarakat yang ingin terus melihat hasil atau update informasi real count Caleg DPR RI, bisa dapat mengakses di https://pemilu2019.kpu.go.id/#/dprri/hitung-suara/
Berikut hasil hitung suara Legislatif DPR RI 2019 :
1. PDI Perjuangan : 20,21 persen
2. Partai Golkar : 13,41 persen
3. Partai Gerindra : 11,2 persen
4. Partai NasDem : 9,98 persen
5. PKB : 8,62 persen
6. PKS : 8,24 persen
7. Partai Demokrat : 7,72 persen
8. PAN : 6,55 persen
9. PPP : 4,01 persen
10. Perindo : 2,54 persen
11. PSI : 2,25 persen
12. Berkarya : 2,05 persen
13. Hanura : 1,46 persen
14. PBB : 0,95 persen
15. Garuda : 0,49 persen
16. PKPI : 0,33 persen
Baca Juga: Sandiaga Uno: Saya Terpaksa Absen Dulu Lari Pagi dan Basket
Hingga sampai saat ini, KPU masih terus melakukan penghitungan baik terhadap capres-cawapres maupun terhadap Calon Legislatif.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?