Suara.com - Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Provinsi DKI langsung diserbu oleh warga Ibu Kota yang ingin mudik ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri. Tercatat baru tiga hari dibuka, sembilan ribu kode booking telah diserbu calon pemudik.
Berdasarkan pantauan Suara.com dari laman https://mudikgratis.jakarta.go.id pada Selasa (30/4/2019) 10.00 WIB tercatat sudah 7.388 orang terdaftar, 9.161 orang sudah mendapatkan kode booking dan 1.352 tiket sudah diterbitkan.
Sementara Dinas Perhubungan DKI Jakarta rencananya akan memberangkatkan pemudik ke 10 (sepuluh) kota tujuan dengan kuota sebanyak 16.578 penumpang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melepas para peserta Jakarta Mudik Bersama secara simbolis pada Kamis, 30 Mei 2019 di Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, program mudik gratis ini digelar khusus untuk warga ber-KTP DKI Jakarta yang ingin pulang ke kampung halamannya.
"Pada saat registrasi diharapkan dapat menunjukan KTP DKI Jakarta atau Kartu Keluarga. (Lebih mudahnya), daftar online bisa dari HP. Daftar, masukin, isi lengkap, terus kirim langsung dapat nomor booking. Formulir pendaftaran ini harus diisi selengkap mungkin. Jika tidak, pemudik akan diberi tanda peringatan,” kata Sigit di Balaikota Jakarta, Senin (29/4/2019) kemarin.
Sebanyak 307 bus untuk membawa 16.587 penumpang dan 139 truk untuk mengangkut 6.250 motor dipersiapkan Pemprov DKI secara gratis.
Mereka akan diberangkatkan H-4 lebaran atau tepatnya pada Minggu (30/5/2019), pukul 07.00 WIB dari Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Tak hanya menyediakan mudik gratis untuk arus mudik, Pemprov DKI juga menyiapkan armada untuk arus balik dari terminal 10 kota tersebut.
Baca Juga: Ada Trans Jawa, Konsumsi BBM saat Mudik dan Arus Balik Melonjak
Namun, jumlah armada yang disediakan lebih sedikit yakni 130 bus untuk 7.670 penumpang dan 59 truk untuk 2.650 motor.
Adapun 10 kota tujuan mudik dan balik gratis kali ini yakni Ciamis (Terminal Ciamis), Kuningan (Terminal Kertawangun), Tegal (Terminal Type A Kota Tegal), Pekalongan (Terminal Pekalongan), Semarang (Terminal Mangkang), Kebumen (Terminal Kebumen), Solo (Terminal Tirtonadi), Wonogiri (Terminal Giri Adipuro), Yogyakarta (Terminal Giwangan), dan Jombang (Terminal Kepuhsari).
Salah satu syarat utama bagi calon pemudik gratis dari Pemprov DKI kali ini adalah warga harus memiliki KTP atau KK DKI Jakarta, dan beralamat di Jakarta.
Berikut tata cara pendaftaran untuk mengikuti program mudik gratis dari Pemprov DKI:
1. Pendaftaran online hanya pada web https://mudikgratis.jakarta.go.id/
2. Kode booking hanya tersedia untuk 16.587 penumpang dan 5.560 sepeda motor.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar