Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta seluruh pihak terutama ormas untuk menahan diri agar tidak melakukan razia selama bulan suci Ramadan 1440 Hijriah.
Apalagi, razia tersebut dilakukan tanpa pendampingan dari aparat penegak hukum dan cenderung main hakim sendiri yang dapat berpotensi konflik.
"Menurut saya, kaitannya dengan sweeping atau tidak, ada baiknya untuk semua kita mampu menahan diri. Bulan Ramadan adalah bulan di mana setiap kita diberikan kesempatan untuk melatih diri dan mengendalikan hawa nafsu kita masing-masing," tutur Lukman di Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019).
Lukman lebih memilih agar ormas maupun masyarakat dapat berkoordinasi dengan pihak keamaan, jika menemukan unsur-unsur yang dinilai menodai kesucian bulan Ramadan.
"Sampaikan hal itu kepada aparat penegak hukum, agar hanya mereka yang punya kewenangan untuk melakukan hal seperti itu. Karena semua tindakan itu harus berdasarkan hukum," kata Lukman.
Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan ormas-ormas Islam terkait imbauan pelarangan razia ke tempat-tempat hiburan malam atau warung makam yang buka pada siang hari.
"Semuanya sudah kami komunikasikan, seperti juga imbauan dari MUI bahwa setiap kita mari dijaga kesucian bulan Ramadan ini. Sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan atau kerawanan sosial secara umum," ujar Lukman.
Berita Terkait
-
Ini Daerah yang Terpantau Adanya Hilal Awal Ramadan 1440 H
-
Resmi Ditetapkan, Besok Umat Muslim di Indonesia Mulai Puasa Ramadan
-
Rukyatul Hilal di Pantai Ayah Terhalang Kabut, Ini Penjelasan BHRD Banyumas
-
Jokowi Salat Tarawih Pertama di Masjid Soedirman Bogor
-
Hasil Pantauan Sembilan Petugas Rukyatul Hilal Kuatkan Awal Ramadan 1440 H
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!