Suara.com - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kalah telak dari pesaingnya pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prabowo - Sandiaga Uno kalah telak dari Jokowi - Maruf Amin yang memperoleh suara sebanyak 2.368.982.
Hal itu diketahui berdasar hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional provinsi NTT yang telah disahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) pada Selasa (14/5/2019).
Dari hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional, Pasangan Nomor Urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin mampu mendominasi perolehan suara di provinsi NTT dengan mengantongi suara sebanyak 2.368.982.
Sedangkan, Pasangan Nomor Urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno hanya mampu memperoleh suara sebesar 305.587. Terhitung selisih perolehan suara keduanya hanya berkisar 2.063.395.
Berikut rincian rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional provinsi NTT;
Data perolehan suara Paslon Presiden
Pasangan Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin : 2.368.982
Pasangan Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno : 305.587
Jumlah suara sah : 2.674.569
Jumlah suara tidak sah : 43.895
Jumlah suara sah dan tidak sah: 2.718.464
Baca Juga: Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional, Jokowi - Ma'ruf Amin Perkasa di Jatim
Data Perolehan Suara Parpol
Nasdem: 510.574
PDIP: 450.817
Golkar : 365.266
Demokrat: 202.100
PKB: 199.250
PAN: 158.618
Gerindra: 141.282
Perindo: 126.106
Hanura: 135.946
Berkarya: 79.991
PSI: 69.857
PKS: 52.239
PPP: 30.420
Garuda: 29.665
PKPI: 16.115
PBB: 9.152
Jumlah suara sah : 2.571.216
Jumlah suara tidak sah : 142.976
Jumlah suara sah dan tidak sah: 2.714.192
Berita Terkait
-
Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional, Jokowi - Ma'ruf Amin Perkasa di Jatim
-
Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional, Jokowi dan Nasdem Kampiun di Sulteng
-
Selisih 343.192 Suara, Prabowo Tumbangi Jokowi di Jambi
-
Rekapitulasi Suara Pemilu Tingkat Nasional: Jokowi Unggul di 11 Provinsi
-
Penghitungan Suara Tingkat Nasional, Jokowi dan Golkar Unggul di Kaltim
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir