Suara.com - Pasangan bukan muhrim terjaring razia penyakit masyarakat (pekat). Empat orang di hotel, dan tiga orang sedang berada di kamar kosan. Bahkan, ditemukan juga alat kontrasepsi yang belum terpakai.
"Alat kontrasepsi, itu indikasi saja. (Saat di grebek) Mereka tidak sedang melakukan Hal yang tidak baik," kata AKP Deni Ramdani, Kasat Intelkam Polres Serang Kota saat ditemui di Mapolres Serang Kota, Rabu (15/05/2019).
Ada pasangan yang sedang berduaan di kamar hotel, sang pria hanya mengenakan handuk, dan wanita masih mengenakan pakaian lengkap.
Tak hanya itu, ada juga wanita cantik, memakai dress sedang berduaan dengan pria di dalam kamar kos yang pintu nya terkunci.
"Kena jaring (razia) dan mereka berduaan di kamar, bukan muhrim nya, jelas bukan suami istri, dan ada yang tidak punya KTP. Alasannya mengunjungi pacar (di kosan)," terangnya.
Pihak kepolisian mengimbau pemilik hotel lebih selektif menerima tamu yang akan menginap, agar tidak dijadikan lokasi prostitusi.
Begitupun kamar kosan, agar pemilik menyiapkan ruang penerima tamu yang terbuka dan terlihat siapa saja.
"Misalkan tamu datang dari luar berlainan jenis, harus disiapkan ruang tamu, jadi tidak masuk kamar. Nantu kami akan undang semua pemilik (kosan dan hotel)," jelasnya.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Baca Juga: Cerita soal Vanessa Angel di Kamar Hotel sebelum Digrebek Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar