Suara.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indoneisa (BEM SI) akan menggelar Kongres Kebangkitan Mahasiswa di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat pada Minggu 19 Mei 2019.
Ketua BEM KM IPB yang juga menjabat sebagai Koordinator Pusat BEM SI, Muhammad Nurdiyansyah mengatakan kongres ini digelar sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap permasalahan bangsa.
"Kongres ini nantinya akan dirumuskan kontribusi nyata dari mahasiswa berupa ide-ide solusi untuk menyelesaikan persoalan bangsa," kata Nurdiansyah, dalam keterangan persnya, Sabtu (18/5/2019).
Selain itu, melalui kegiatan ini nantinya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia dapat berkonsolidasi dan bersama-sama merumuskan untuk rekomendasi kepada pemerintah.
"Mahasiswa adalah agen perubahan sekaligus agen kontrol sosial sehingga sangat tepat berkumpul untuk mencermati perkembangan situasi bangsa dan mencetuskan gagasan untuk solusi," jelasnya.
Sementara itu, Rektor IPB Arif Satria mengaku mendukung kongres yang akan dilakukan mahasiswa tersebut. Menurutnya, kongres iru sebagau bentuk komitmen persatuan bangsa.
"Ini salah satu bentuk komitmen mereka demi persatuan bangsa dan membuat gagasan terkait permasalahan saat ini. Tunggu saja besok hasilnya. Malam ini saya mau ketemu, berikan arahan," ujar Arif.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu
-
Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok