Suara.com - Saat ini tagar yang ditujukan untuk capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menduduki puncak trending topic di Twitter se-Indonesia. Namun, warganet justru tertawa saat mengecek beragam cuitan yang mengandung #JokowiMundurlah itu.
Berdasarkan kalimat yang mengikuti tagar, 'Jokowi Mundurlah' berarti para pengguna Twitter mendesak Jokowi untuk melepaskan jabatannya sebagai presiden.
Namun ternyata, begitu dicek, banyak tweet yang disertai #JokowiMundurlah justru menyerukan dukungan untuk capres yang telah diumumkan menang oleh KPU pada Selasa (21/5/2019) kemarin itu.
Sejumlah warganet pun tertawa menyaksikan fenomena kocak ini.
Seorang warganet bahkan mengaku tak bisa berhenti tertawa setelah melihat deretan tweet #JokowiMundurlah.
"Aku enggak bisa berhenti tertawa gara-gara #JokowiMundurlah. Kalian bikin ini trending topic, tapi setelah dibuka, semua isi cuitannya adalah dukungan untuk presiden kita," kicau @anyashley, Rabu (22/5/2019) malam, yang telah di-retweet ratusan kali.
Warganet lainnya bahkan menambahkan ungkapan kebanggaannya untuk Jokowi, meski di cuitannya sendiri itu ia juga menuliskan #JokowiMundurlah.
"Apakah #JokowiMundurlah sekarang adi lelucon? Belum pernah sebangga ini pada presiden terpilihku #jokowi, juga bangga pada Polri @DivHumas_Polri dan TNI @Puspen_TNI. Tak tahu malu mereka yang memprovokasi selama proses pemilu," cuit @hera_priya.
Selain itu, warganet lain juga mencuitkan #JokowiMundurlah, tetapi tak secara langsung menyatakan dukungannya untuk Jokowi, melainkan menyalahkan kubu 02 karena menyebarkan hoaks dan memicu kerusuhan setelah tak terima dengan hasil pemilu.
Baca Juga: Tagar #TangkapAmienRais Trending Topic Nasional
"Pilpres sudah selesai. Kalau kalian tidak puas dengan hasilnya, kalian bisa menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), bukannya memicu kekacauan dan menyebar hoaks di media sosial. Cerdas dan rasionalah," ungkap @mahesvaaraa.
Tag
Berita Terkait
-
Surat Presiden Putin untuk Jokowi: Selamat atas Kemenangan Yang Mulia
-
Terungkap! Perusuh 22 Mei Mau Serang Presiden Jokowi saat di Johar Baru
-
Ganjar Sebut Ada Sengkuni di Balik Kerusuhan di Jakarta
-
Ferdinand Hutahaean Akui Jokowi dan Demokrat Punya Cita-cita yang Sama
-
Jokowi Berduka Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita