Suara.com - Warga Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat dihebohkan dengan penemuan mayat bocah laki-laki. Sesosok mayat itu ditemukan di Pintu Air Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas pada Selasa (27/52019).
Ketua Lingkungan setempat RT 5/2 Kelurahan Depok, Aselih mengatakan, penemuan mayat tanpa identitas itu diketahui sekitar pukul 18.30 WIB.
Mayat tersebut ditemukan di pinggiran kali dan sudah tidak bernyawa, lalu diangkat ke atas oleh warga.
"Awalnya ada anak kecil berlari-lari minta tolong ke warga kalau temannya lompat dari jembatan pintu air, lalu warga mendatangi lokasi dan terlihat korban sudah meninggal," ujar Aselih kepada Suara.com, Selasa (28/5/2019).
Informasi ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pancoranmas. Petugas menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi, kemudian mengevakuasi jenazah.
Untuk mengetahui penyebab kematian bocah laki-laki di pintu air RT 05/02, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, Senin (27/5/2019) sekitar pukul 18.30 WIB, disebabkan karena jatuh dan tenggelam.
"Mayat itu atas nama Fahri Ahmad umur 9 tahun. Korban ini pengamen akibat terjatuh dan tenggelam di grojogan Pintu Air," kata Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor.
Korban kata dia sudah dimakamkan di wilayah Kecamatan Cipayung.
Berdasarkan keterangan saksi teman korban Indra (10) korban kecebur ke aliran pintu air deras setelah mau mengejar saksi lantaran mau pulang lebih dulu tiba-tiba korban yang sedang berlari terpeleset dan akhirnya jatuh ke dalam air.
Baca Juga: Bermain di Pinggir Sungai Cibau, Seorang Anak SD Tenggelam
“Lokasi kejadian pintu air kedalam air mencapai 160 centimeter. Sama warga beramai-ramai mengevakuasi jasad korban sudah mengambang di pinggiran kali,” tambahnya.
Atas keinginan keluarga korban, lanjut Roni, tidak menginginkan anaknya untuk divisum.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan