- Pemprov DKI Jakarta menggelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi pada 19 Juni 2026 memperingati HUT Jakarta ke-499.
- Acara puncak di Plaza Selatan Monas menargetkan 20 ribu jemaah untuk memperkuat harmoni dan nilai luhur keberagaman.
- Rangkaian kegiatan mencakup aksi bersih masjid, ziarah tokoh agama, khotmul Qur'an, hingga peluncuran buku direktori ulama Betawi.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi pada Jumat (19/6/2026), dalam rangka memperingati HUT Kota Jakarta ke-499, dengan puncak acara di Plaza Selatan Monumen Nasional yang diperkirakan dihadiri 20 ribu jemaah.
Gelaran bertema 'Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman, Transformasi Jakarta Menuju Kota Global' ini dirancang sebagai wujud penghormatan kepada para ulama dan habaib Betawi yang berjasa dalam dakwah, pendidikan keagamaan, serta pembangunan sosial kemasyarakatan di Jakarta.
Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim, menegaskan makna strategis dari penyelenggaraan haul ini.
"Haul Akbar ini adalah momentum sakral untuk menghormati jasa para ulama dan habaib yang telah meletakkan fondasi harmoni keagamaan dan kebersamaan di Jakarta. Dengan tema yang diusung, kita ingin menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan transformasi menuju kota global harus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur spiritualitas dan kearifan lokal Betawi," kata Chico dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan Gerakan Bersih-Bersih Masjid dan Musala yang menyasar sekitar 4.443 masjid dan 6.657 musala di seluruh Jakarta, dikoordinasikan oleh DMI Provinsi DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dijadwalkan berziarah ke makam Guru Marzuqi Cipinang Muara usai salat Jumat berjamaah di Masjid Al Marzuqiyah, sementara Wakil Gubernur Rano Karno berziarah ke makam Guru Mughni Kuningan pada pukul 08.00 WIB.
Chico menyebut keterlibatan langsung jajaran pemerintah sebagai teladan bagi warga.
"Gerakan bersih-bersih masjid dan musala serta ziarah ke makam para ulama dan habaib mencerminkan semangat gotong royong dan penghormatan yang tulus dari seluruh elemen masyarakat Jakarta. Partisipasi aktif Gubernur, Wakil Gubernur, walikota, hingga camat dan lurah menjadi teladan nyata dalam menjaga kesucian tempat ibadah dan mengenang jasa para pendahulu," ujarnya.
Menjelang puncak acara, Khotmul Qur'an digelar pukul 15.30 WIB di Masjid Fatahillah Balaikota DKI Jakarta, dipimpin lima kiai senior dengan melibatkan 60 santri dari Pondok Pesantren Al-Hamidiyah dan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah.
Baca Juga: Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
Puncak haul yang berlangsung pukul 17.00 hingga 22.00 WIB di Monas akan diramaikan penampilan religi Alma Esbeye serta shalawat oleh Habib Syech Solo beserta Tim Hadroh, dilanjutkan tausiyah, dzikir, tahlil, doa, dan sambutan Gubernur Pramono Anung, dengan seluruh jamaah diimbau mengenakan busana bernuansa putih.
Sebagai bagian dari persiapan dokumentasi sejarah, PPPIJ Jakarta Islamic Centre menyusun Buku Direktori Ulama dan Habaib Betawi yang berhasil menginventarisasi 176 tokoh, sebuah langkah yang dinilai Chico sebagai warisan tak ternilai.
"Melalui penyusunan buku direktori ini kita tidak hanya mendokumentasikan sejarah, tetapi juga memberikan apresiasi atas kontribusi intelektual dan sosial para tokoh agama yang telah mengabdikan hidupnya untuk umat dan masyarakat. Ini adalah warisan berharga yang harus kita lestarikan bersama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Harga LPG 12 Kg Melejit, Pemprov DKI Pantau Inflasi dan Wanti-wanti Tak 'Panic Buying'!
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik
-
Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan
-
Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan
-
Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar
-
Pigai Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Komentar Komnas HAM Sangat Dangkal