Suara.com - Namanya Masjid Baabul Munawwar. Bukan masjid terapung di atas air atau di atas gedung pencakar langit. Masjid ini berada ribuan meter di perut bumi atau 1.700 meter di bawah permukaan tanah.
Tak ayal, oleh Museum Rekor Indonesia atau MURI, masjid Baabul Munawwar didaulat sebagai masjid terdalam di Indonesia, bahkan di dunia.
Masjid Baabul Munawwar terletak di perut bumi Timika, Papua. Tepatnya di lokasi tambang bawah tanah yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia. Keberadaan masjid ini telah memperkuat kehidupan beragama karyawan yang bekerja di perusahaan tambang terbesar di Indonesia itu.
VP Coorporate Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama dalam mengatakan, masjid ini telah memberikan kenyamanan bagi karyawan menjalankan ibadah sehari-hari.
"Dengan jumlah karyawan yang begitu besar, tentu saja kenyamanan mereka dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaan merupakan prioritas kami," kata Riza sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (30/5/2019).
Masjid Baabul Munawwar yang terletak di Tembagapura, Timika, Papua, didirikan manajemen PT Freeport Indonesia pada Juni 2016 dan memiliki keunikan karena berkedalaman 1.700 meter dari permukaan bumi.
Riza mengatakan peran masjid ini makin besar dalam bulan Ramadan karena terdapat berbagai kegiatan yang dapat mendukung para karyawan untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih maksimal.
Karyawan PT Freeport Indonesia yang juga merupakan pengurus Masjid Baabul Munawwar Budi Sutrisna mengatakan, kegiatan yang berada di masjid ini selama Ramadan antara lain buka puasa bersama dan salat Tarawih.
"Untuk kegiatan selama bulan Ramadan, kami usahakan setiap hari Jumat itu, paling tidak seminggu sekali, kami adakan buka bersama di Masjid Baabul Munawwar,” ujar Budi.
Baca Juga: Egg Boy Sumbang Hampir Rp 100 Miliar untuk Korban Penembakan di Masjid
Karyawan yang aktif mengikuti kegiatan di Masjid Baabul Munawwar kebanyakan berasal dari bagian operasional tambang bawah tanah seperti bagian mekanik, konstruksi, operator, elektrik, instrumen dan lainnya.
Dalam periode Ramadan, para karyawan biasanya mengikuti ibadah di masjid yang memiliki makna "pintu tempat cahaya", usai mengikuti pertemuan rutin mengenai keselamatan kerja pada sela-sela Maghrib dan Isya.
"Kami mengundang ustadz dari Yayasan Masyarakat Muslim untuk jadi imam sekaligus penceramah kultum (kuliah tujuh menit). Di samping itu, kami juga mengagendakan berbagai kegiatan lainnya yang bisa mengeratkan silaturahmi," kata Budi.
Salah satu hal unik lainnya mengenai masjid ini adalah letaknya yang bersebelahan dengan fasilitas ibadah bagi karyawan Kristiani, yakni Gereja Oikumene Soteria.
Pada 2017 kedua fasilitas ibadah ini mendapatkan piagam rekor dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai masjid dan gereja terdalam di Indonesia, bahkan di dunia.
Berita Terkait
-
Ada di 1.700 meter Dalam Perut Bumi, Ini Masjid Baabul Munawwar Freeport
-
Antusiasme Warga Yogyakarta Berbuka Puasa Bersama di Masjid Jogokariyan
-
Kumandang Azan di Masjid Ini Jarang Gunakan Alat Pengeras Suara
-
Unggah Foto di Depan Masjid, Kiper Liverpool Ini Banjir Pujian
-
Menengok Manuskrip Alquran Berumur Dua Abad di Pura Pakualaman
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk
-
Bikin Rezeki 'Bocor'! Ini 7 Kesalahan Penataan Kompor Dapur Menurut Feng Shui yang Perlu Dihindari
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Ini Jadwal Baru Pembuangan Sampah di Kota Makassar, Wajib Diketahui Warga!
-
Filosofi SpongeBob Jadi Ubur-Ubur dan Ilusi Kabur dari Burnout