Suara.com - Kepala Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen memperkirakan puncak arus mudik di Terminal Kalideres akan terjadi pada Sabtu (1/6/2019). Besok merupakan H-4 lebaran 2019.
Revi mengatakan, hari libur pekerja yang baru jatuh mulai besok menjadi salah satu faktor puncak arus mudik akan terjadi besok.
"Jadi kalau terminal Kalideres sendiri itu prediksi besok hari ya pada H-4. Karena kan sawata sudah ada yang libur hari ini, besok hari terakhir kerja kan. Menurut saya besok puncak arus mudik lebaran 2019," kata Revi di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (31/5/2019).
Jumlah penumpang di Terminal Kalideres sendiri, kata Revi, sudah mulai mengalami kenaikan dari H-10 - H-6.
Tercatat jumlah penumpang pada H-7 atau pada Rabu (29/5/2019) sebanyak 2.84 penumpang. Sedangkan pada H-6 mengalami kenaikan menjadi 3.961 penumpang.
Berdasarkan jumlah penumpang pada arus mudik tahun 2018, Revi memperikarkan lonjakan penumpang pada puncak arus mudik tahum 2019 ini bisa mencapai hingga 7 - 8 ribu penumpang.
"Peningkatannya cukup lumayan ya, tapi mungkin hari ini dan besok seterusnya masih meningkat. Nanti pada H-2 itu sudah turun lagi, biasanya begitu," ujar Revi.
Berita Terkait
-
Pantau Kesiapan Mudik, Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres
-
Puncak Arus Mudik, 141 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Senen
-
Polri Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2019 Pada 2 Juni
-
Menhub: Puncak Arus Mudik Lebaran 2019 Pada Jumat
-
Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diprediksi pada 30 Mei hingga 1 Juni
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat