Suara.com - Setidaknya 11 orang tewas dalam sebuah aksi penembakan di negara bagian Virginia, Amerika Serikat, pada Jumat (31/5/2019), kata polisi setempat.
Enam lainnya terluka setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di Pusat Kota Pantai Virginia.
Menurut Kepala Kepolisian Pantai Virginia James Cervera mengatakan pada sebuah konferensi pers, seorang perwira polisi tertembak, tetapi berhasil diselamatkan oleh rompi anti peluru.
"Kami mengetahui bahwa tak lama setelah jam 4 sore, tersangka memasuki Gedung 2. Dia adalah karyawan lama fasilitas publik ini dan mulai menembaki semua korban tanpa pandang bulu," kata Cervera sebagaimana dilansir dari Anadolu.
Dia mengatakan bahwa tersangka tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas.
Gubernur Virginia Ralph Northam mengatakan penembakan itu adalah hari yang tragis bagi Pantai Virginia dan seluruh Persemakmuran.
"Hati saya hancur untuk para korban penembakan yang kejam ini, keluarga mereka dan semua orang yang mencintai mereka," ujar dia melalui Twitter.
Sementara itu, Cervera menambahkan bahwa para pejabat sedang dalam proses mengidentifikasi para korban untuk memberi informasi kepada anggota keluarga mereka.
Baca Juga: Penembakan Misterius di Sukabumi, 2 Pemilik Senapan Angin Dibekuk Polisi
Berita Terkait
-
Ancaman Pembunuhan Tokoh, Akademisi Dorong Amien Rais Diperiksa Polisi
-
Warga Sukabumi Jadi Korban Penembakan Misterius, Ditembak di Leher
-
Penembakan Mako Brimob Purwokerto, Kapolres: Biarkan Kami Kerja Dulu
-
Penembakan Pos Mako Brimob Watumas Diduga Berasal Dari Mobil Avanza
-
Haji Musakkar Terkapar Ditembak Pelaku Misterius Saat Pergi Tarawih
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali