Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi Terminal Pulogebang, Minggu (2/6/2019). Budi Karya tiba di Terminal Pulogebang Pukul 13.00 WIB dan langsung mengunjungi posko kesehatan yang berada di lantai bawah terminal.
Selepas dari posko, Budi memantau penjualan tiket di lantai satu sambil bertanya kepada beberapa penumpang. Kemudian, Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II tersebut langsung menuju ke ruang tunggu penumpang yang berada di lantai paling atas terminal dan menanyakan keluhan ke beberapa penumpang.
Usai ke ruang tunggu, Budi juga melakukan pengecekan kepada bus terkait kelaikan untuk mudik lebaran. Ia berharap bus bisa menjadi andalan untuk angkutan mudik. Lantaran, sambung dia, angkutan bus memiliki keunggulan lebih dibandingkan angkutan umum lainnya.
"Bus adalah angkatan masal yang bisa di andalkan. satu karena massal mengurangi penggunaan mobil pribadi dan keunggulan dari bus ini adalah point to point," kata dia, di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.
Menurut Budi Karya, saat ini masyarakat juga telah beralih di menggunakan bus sebagai angkutan mudiknya. Terlihat dari data pengelola Terminal Bus Pulogebang, pada H-4 sebanyak 10.205 penumpang diberangkat dengan 306 bus.
"Hari ini saya bahagia karena beberapa masyarakat berkecenderungan untuk menggunakan bus. Bahkan, mereka sudah beberapa tahun menggunakan," tutur dia.
"Kita memang mengampanyekan agar bus ini makin digemari karena secara intensif Insyaallah tahun depan jumlah pemudik yang menggunakan bus itu lebih banyak," tambah Budi.
Berita Terkait
-
Jokowi Ingin Maskapai Asing Layani Rute Domestik, Ini Kata Menhub
-
Keberadaan Tol Trans Jawa Bakal Sumbang Kemacetan di Kota Solo
-
Mobil Pemudik Mogok di Solo, Bisa Hubungi Derek Gratis Ini
-
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Stasiun Wilayah Daop 8 Mulai Terasa
-
Antisipasi Keterlambatan, Petugas Terminal di Cilacap Siaga 24 Jam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini